AZAHWA, NADILA AULIA (2025) STUDI KASUS ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL DENGAN EMESIS GRAVIDARUM DI TPMB SRI WAHYUNI, A.Md.Keb, DS. NGEBRUK, KEC. PONCOKUSUMO, KAB. MALANG. Tugas Akhir thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
2. Cover Luar.pdf
Download (105kB)
3. Cover Dalam.pdf
Download (106kB)
4. Lembar Pernyataan Keaslian Tulisan.pdf
Download (106kB)
5. Lembar Persetujuan.pdf
Download (72kB)
6. Lembar Pengesahan.pdf
Download (109kB)
7. Kata Pengantar.pdf
Download (110kB)
8. Abstrak Indonesia.pdf
Download (44kB)
9. Abstrak Inggris.pdf
Download (44kB)
10. Daftar Isi.pdf
Download (65kB)
11. BAB I.pdf
Download (55kB)
12. BAB II.pdf
Download (338kB)
13. BAB III.pdf
Download (56kB)
14. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (189kB) | Request a copy
15. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (47kB) | Request a copy
16. Daftra Pustaka.pdf
Download (180kB)
17. Lampiran.pdf
Download (1MB)
Kata Kunci
Abstract
Nadila Aulia Azahwa (2025) Asuhan Kebidanan pada Ibu Hamil dengan Emesis Gravidarum di TPMB Sri Wahyuni. Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus. Program Studi DIII Kebidanan Malang. Jurusan Kebidanan. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing: Heppy Rina Mardiana, SST., M.Keb. Mual muntah (Emesis Gravidarum) adalah salah satu masalah yang paling sering terjadi pada kehamilan trimester I di Indonesia dengan jumlah dari 2.203 kehamilan yang diobservasi secara lengkap adalah 534 Ibu hamil yang mengalami mual muntah sehingga rata-rata kasus mual muntah terjadi saat ini sebesar 67,9%. Mual muntah terjadi karena tingginya hormone hCG (human Chorionic Gonadotropin) yang dipengaruhi oleh hPL (human Placental Lactogen) yang menstimulasi terjadinya mual muntah pada Ibu hamil trimester I. Metode yang digunakan yaitu deskriptif eksploratif dengan subjek penelitian yaitu Ny. I yang merupakan Ibu hamil dengan usia kehamilan 10-12 minggu dengan keluhan mual muntah. Hasil studi kasus yang didapatkan dari hasil wawancara dan observasi yaitu Ibu mengeluh muntah 3-4 kali dalam sehari dan dari hasil pemeriksaan dalam batas normal. Intervensi yang dilakukan yaitu KIE makan sedikit tapi sering, konsumsi makanan ringan di pagi hari, kebutuhan nutrisi, kebutuhan istirahat, dan konsumsi air rebusan jahe. Setelah dilakukan kunjungan selama 3x didapatkan emesis gravidarum pada Ny. I yang mula nya 3-4 kali dalam sehari menjadi 1 kali di pagi hari saja. Kesimpulan emesis gravidarum merupakan kondisi fisiologis namun menjadikan hal tersebut menjadi ketidaknyamanan pada Ibu hamil.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Kebidanan > Asuhan Kebidanan Kehamilan |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 46 May 0007 |
| Last Modified: | 07 May 2026 05:09 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/538 |
