BOUNDING ATTACHMENT ANTARA IBU POSTPARTUM DAN BAYINYA DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS SUKOREJO KOTA BLITAR

Luluk Lutfiana, Municha (2026) BOUNDING ATTACHMENT ANTARA IBU POSTPARTUM DAN BAYINYA DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS SUKOREJO KOTA BLITAR. Laporan Akhir thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (4MB)
[thumbnail of 2. BAB I.pdf] Text
2. BAB I.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 3. BAB II.pdf] Text
3. BAB II.pdf

Download (4MB)
[thumbnail of 4. BAB III.pdf] Text
4. BAB III.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 5. BAB IV.pdf] Text
5. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
[thumbnail of 6. BAB V.pdf] Text
6. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (611kB) | Request a copy
[thumbnail of 7. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
7. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of 8. DAFTAR LAMPIRAN.pdf] Text
8. DAFTAR LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy

Kata Kunci

Bounding attachment, Ibu Posrpartum, Postpartum Bounding Questionnaire (PBQ)

Abstract

Bounding attachment merupakan aspek fundamental dalam perkembangan emosional dan sosial antara ibu dan bayi yang berpengaruh terhadap pola hubungan di masa depan. Maka dari itu, identifikasi terhadap bounding attachment antara ibu dan bayi menjadi penting untuk dilakukan. Tujuan : Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui Bounding attachment antara ibu postpartum dan bayinya di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Sukorejo, Kota Blitar. Metode : Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, sampel dalam penelitian 45 ibu postpartum hari ke tiga hingga sepuluh pada periode bulan Januari – April 2026 yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian dilaksanaan di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Sukorejo, Kota Blitar dan pengumpulan data menggunakan Postpartum Bounding Questionnaire (PBQ). Hasil : hasil didapatkan skor ≤ 25 sebanyak 44 responden (98%) yakni dalam kategori normal, sedangkan responden dengan skor ≥ 26 sebanyak 1 responden (2%) berada dalam kategori berisiko tinggi mengalami gangguan bounding attachment. Kesimpulan : Mayoritas ibu memiliki bounding attachment dalam kategori normal. Saran : diharapkan tenaga kesehatan meningkatkan dan mempertahankan edukasi kepada ibu postpartum tentang pentingnya bounding attachment, diharapkan institusi pendidikan dapat membekali mahasiswa dengan keterampilan komunikasi dengan ibu postpartum, diharapkan peneliti selanjutnya dapat mengkaji lebih mendalam terkait faktor-faktor bounding attachment, serta diharapkan ibu postpartum dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mengenai pentingnya bounding attachment.

Item Type: Undergraduate Thesis (Laporan Akhir)
Subjects: Keperawatan > Keperawatan Maternitas
Divisions: Jurusan Keperawatan > Program Studi D-III Keperawatan (Amd.Kep) > Program Studi D-III Keperawatan Blitar
Depositing User: Rachmi Septiviana
Date Deposited: 58 Oct 2026 58:58
Last Modified: 01 Oct 2026 23:58
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/3140

Actions (login required)

View Item
View Item