ANDRIYANTI, NIKE (2026) PENGARUH TERAPI BERMAIN TRADISIONAL CONGKLAK TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PRE OPERASI PADA PASIEN ANAK DI RSUD KANJURUHAN MALANG. Skripsi thesis, POLTEKKES KEMENKES MALANG.
2. COVER LUAR.pdf
Download (136kB)
4. LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN.pdf
Download (158kB)
5. LEMBAR PERSETUJUAN.pdf
Download (99kB)
6. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (527kB)
8. ABSTRAK INDONESIA.pdf
Download (192kB)
9. ABSTRAC INGGRIS.pdf
Download (158kB)
11. BAB I.pdf
Download (205kB)
12. BAB II.pdf
Download (300kB)
13. BAB III.pdf
Download (386kB)
14. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (259kB) | Request a copy
15. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (202kB) | Request a copy
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (232kB)
Kata Kunci
Abstract
Latar Belakang: Kecemasan pre operasi sering dialami oleh anak akibat rasa takut terhadap tindakan pembedahan dan lingkungan rumah sakit yang asing. Kondisi ini dapat menghambat kerja sama anak selama prosedur medis. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk menurunkan kecemasan adalah terapi bermain tradisional congklak yang menyenangkan dan mudah dilakukan. Tujuan Penelitian: Mengetahui pengaruh terapi bermain tradisional congklak terhadap tingkat kecemasan pre operasi pada pasien anak di RSUD Kanjuruhan Malang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan two group pretest-posttest design. Sampel terdiri dari 54 anak dengan usia 6–12 tahun yang akan menjalani operasi, terdiri dari 27 anak kelompok perlakuan dan 27 anak kelompok kontrol, dipilih dengan purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu modified Yale Preoperative Anxiety Scale
(mYPAS). Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan Mann–Whitney Test. Hasil Penelitian: Terdapat penurunan tingkat kecemasan yang signifikan pada kelompok perlakuan setelah diberikan terapi bermain congklak dengan nilai p = 0,001, sedangkan pada kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan p = 0,871. Hasil uji Mann–Whitney menunjukkan perbedaan signifikan tingkat kecemasan antar kelompok dengan nilai p = 0,001. Kesimpulan: Terapi bermain tradisional congklak berpengaruh signifikan dalam menurunkan tingkat kecemasan pre operasi pada anak. Aktivitas bermain ini dapat membantu anak merasa lebih tenang dan nyaman sebelum menjalani tindakan pembedahan.
Kata Kunci: terapi bermain, congklak, kecemasan, anak, pre operasi
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Keperawatan Anak Keperawatan > Keperawatan Medikal Bedah |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan (Str.Kep.) > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Malang |
| Depositing User: | Herdhita Kharisma |
| Date Deposited: | 06 Oct 2026 14 |
| Last Modified: | 01 Oct 2026 06:14 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/3131 |
