HUBUNGAN GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA RUANGAN DENGAN TINGKAT STRES KERJA DAN KONFLIK INTERPERSONAL PADA PERAWAT KAMAR BEDAH

NASUHA, YUSRON (2026) HUBUNGAN GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA RUANGAN DENGAN TINGKAT STRES KERJA DAN KONFLIK INTERPERSONAL PADA PERAWAT KAMAR BEDAH. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of 2. Cover Luar.pdf] Text
2. Cover Luar.pdf

Download (86kB)
[thumbnail of 4. Lembar Pernyataan Keaslian.pdf] Text
4. Lembar Pernyataan Keaslian.pdf

Download (31kB)
[thumbnail of 5. Lembar Persetujuan.pdf] Text
5. Lembar Persetujuan.pdf

Download (135kB)
[thumbnail of 6. Lembar pengesahan.pdf] Text
6. Lembar pengesahan.pdf

Download (526kB)
[thumbnail of 8. Abstrak Indonesia.pdf] Text
8. Abstrak Indonesia.pdf

Download (140kB)
[thumbnail of 9. Abstrak Inggris.pdf] Text
9. Abstrak Inggris.pdf

Download (140kB)
[thumbnail of 11. BAB I.pdf] Text
11. BAB I.pdf

Download (219kB)
[thumbnail of 12. BAB II.pdf] Text
12. BAB II.pdf

Download (302kB)
[thumbnail of 13. BAB III.pdf] Text
13. BAB III.pdf

Download (286kB)
[thumbnail of 14. BAB IV.pdf] Text
14. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (286kB) | Request a copy
[thumbnail of 15. BAB V.pdf] Text
15. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (146kB) | Request a copy
[thumbnail of 16. Daftar Pustaka.pdf] Text
16. Daftar Pustaka.pdf

Download (219kB)

Kata Kunci

Gaya Kepemimpinan, Stres Kerja, Konflik Interpersonal, Perawat Kamar Bedah

Abstract

Stres kerja dan konflik interpersonal merupakan dua permasalahan utama yang memengaruhi kondisi psikologis, efektivitas kerja, serta kualitas hubungan profesional
perawat, terutama pada lingkungan kamar bedah yang memiliki tekanan tinggi, ritme cepat, serta tuntutan akurasi tindakan. Gaya kepemimpinan kepala ruangan menjadi salah
satu faktor organisasi yang berpotensi memperkuat atau meredam kedua masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara gaya kepemimpinan kepala ruangan dengan tingkat stres kerja dan konflik interpersonal pada perawat kamar bedah. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional pada 90 perawat kamar bedah di RS Lavalette Malang, RSUD Mardi Waluyo Blitar, dan RSUD Ngudi Waluyo Blitar melalui teknik total sampling. Instrumen yang digunakan meliputi Nursing Stress Scale (NSS), Interpersonal Conflict at Work Scale (ICAWS), dan Multifactor Leadership Questionnaire (MLQ). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional merupakan gaya yang paling dominan diterapkan (41,1%), diikuti gaya transaksional (31,1%) dan laissez-faire (27,8%). Tingkat stres kerja responden sebagian besar berada pada kategori sedang (60%), sedangkan
konflik interpersonal juga didominasi kategori sedang (45,6%). Uji statistik menunjukkan hubungan signifikan antara gaya kepemimpinan kepala ruangan dengan tingkat stres kerja dengan nilai p-value 0,000 dan koefisien korelasi -0,530 serta konflik interpersonal dengan nilai p-value 0,000 dan koefisien korelasi -0,664. Penelitian ini membuktikan bahwa semakin memotivasi, mengarahkan, dan memberdayakan gaya kepemimpinan terutama gaya transformasional semakin rendah tingkat stres kerja dan konflik interpersonal yang dialami perawat kamar bedah.

Kata kunci: Gaya Kepemimpinan, Stres Kerja, Konflik Interpersonal, Perawat Kamar Bedah

Item Type: Undergraduate Thesis (Skripsi)
Subjects: Keperawatan > Manajemen Keperawatan
Divisions: Jurusan Keperawatan > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan (Str.Kep.) > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Malang
Depositing User: Herdhita Kharisma
Date Deposited: 04 ['lib/utils:month_short_30' not defined] 0009
Last Modified: 30 Sep 2026 04:14
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/3090

Actions (login required)

View Item
View Item