Annisa, Choirunnisa (2026) IMPLEMENTASI MODUL TERAPI GAMIFICATION NONDIGITAL PADA LANSIA HIPERTENSI DENGAN KETIDAKPATUHAN MINUM OBAT DI UPT PSTW BLITAR DI TULUNGAGUNG (STUDI KASUS). Laporan Akhir thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
Cover.pdf
Download (501kB)
BAB 1.pdf
Download (308kB)
BAB 2.pdf
Download (408kB)
BAB 3.pdf
Download (348kB)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (364kB) | Request a copy
Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (293kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only
Download (282kB) | Request a copy
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB) | Request a copy
Kata Kunci
Abstract
Ketidakpatuhan minum obat pada lansia hipertensi masih menjadi
permasalahan yang sering ditemukan di panti werdha. Kondisi ini dipengaruhi oleh
penurunan daya ingat, keterbatasan pengingat, ketergantungan terhadap petugas,
serta kurangnya pemahaman mengenai pentingnya pengobatan hipertensi secara
teratur. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kepatuhan minum obat
lansia hipertensi sebelum implementasi modul terapi gamification non-digital,
pelaksanaan modul terapi gamification non-digital, serta perubahan perilaku
minum obat selama implementasi modul di UPT PSTW Blitar di Tulungagung.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus.
Partisipan penelitian terdiri dari tiga lansia hipertensi yang dipilih menggunakan
teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengumpulan
data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, serta
kuesioner MMAS-8 (MMAS-8) sebagai data pendukung. Analisis data dilakukan
secara tematik untuk menggambarkan proses implementasi modul terapi
gamification non-digital. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan
bahwa sebelum implementasi modul, seluruh partisipan memiliki tingkat kepatuhan
minum obat rendah berdasarkan pengukuran MMAS-8. Implementasi modul
dilakukan melalui pengingat verbal, kartu kepatuhan, pemberian stiker sebagai
penghargaan sederhana, dan pendampingan langsung. Selama pelaksanaan terapi,
partisipan menunjukkan perubahan perilaku berupa peningkatan kemampuan
mengingat jadwal minum obat, keteraturan pengisian kartu kepatuhan, serta
keterlibatan dalam aktivitas pengobatan. Setelah implementasi, terjadi perubahan
skor kepatuhan dengan Partisipan 1 dan Partisipan 2 berada pada kategori sedang,
sedangkan Partisipan 3 berada pada kategori tinggi. Kesimpulan: Penelitian ini
menunjukkan bahwa modul terapi gamification non-digital dapat
diimplementasikan sebagai pendekatan sederhana berbasis perilaku untuk
mendukung keteraturan minum obat pada lansia hipertensi di panti werdha.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Laporan Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Keperawatan Gerontik |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > Program Studi D-III Keperawatan (Amd.Kep) > Program Studi D-III Keperawatan Blitar |
| Depositing User: | Rachmi Septiviana |
| Date Deposited: | 07 ['lib/utils:month_short_22' not defined] 2026 |
| Last Modified: | 22 Sep 2026 07:30 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2983 |
