Wijaya, Firman Hadi (2026) ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN CVA (CEREBRAL VASCULER ACCIDENT) DI RUANG FLAMBOYAN RSUD dr. SOEDOMO TRENGGALEK. Laporan Akhir thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
1. Cover luar.pdf
Download (73kB)
2. Cover Dalam.pdf
Download (146kB)
3. Lembar Persetujuan.pdf
Download (235kB)
4. Lembar Pengesahan.pdf
Download (221kB)
5. HALAMAN PERYATAAN.pdf
Download (133kB)
6. Abstrak Indonesia.pdf
Download (159kB)
7. Abstrak Inggris.pdf
Download (186kB)
8. Kata Pengantar.pdf
Download (196kB)
9. Daftar Isi.pdf
Download (253kB)
10. BAB 1.pdf
Download (254kB)
11. BAB 2.pdf
Download (736kB)
12. BAB 3.pdf
Download (265kB)
13. BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (835kB) | Request a copy
14. BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (218kB) | Request a copy
15. Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only
Download (227kB) | Request a copy
16. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
Kata Kunci
Abstract
Firman Hadi Wijaya (2026) Asuhan Keperawatan pada Klien dengan CVA (Cerebral Vascular Accident) di Ruang Flamboyan RSUD dr. Soedomo Trenggalek. Karta Tulis Ilmiah. Program Studi D3 Keperawatan Kampus Kabupaten Trenggalek, Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Malang. Pembimbing : Ns. Edi Yuswantoro, S.Kep., M.Kep
Latar belakang: Cerebro Vascular Accident (CVA) atau stroke merupakan masalah kesehatan serius yang menjadi salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan akibat gangguan sirkulasi darah otak secara mendadak. Tujuan: Penelitian ini untuk memberikan asuhan keperawatan serta menganalisis kesenjangan antara teori dan fakta pada klien dengan CVA di Ruang Flamboyan RSUD dr. Soedomo Trenggalek. Metode: Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi, kemudian di analisis dengan membandingkan teori dan kondisi nyata. Hasil: Hasil menunjukkan Pada tahap pengkajian ditemukan kelemahan anggota gerak, penurunan kekuatan otot, dan gangguan bicara, tetapi tidak semua data pengkajian terdokumentasi secara lengkap sesuai standar teori. Diagnosa keperawatan yang ditegakkan meliputi gangguan perfusi jaringan serebral, gangguan mobilitas fisik, dan gangguan komunikasi verbal, namun terdapat perbedaan dalam penentuan prioritas diagnosa dibandingkan dengan teori. Evaluasi menunjukkan adanya perbaikan sebagian setelah tiga hari perawatan, namun hasil belum maksimal sesuai dengan target teori yang diharapkan. Kesimpulan: Penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan kompetensi perawat dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien CVA guna mempercepat pemulihan dan mencegah komplikasi.
Kata kunci: Asuhan keperawatan, CVA, stroke
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Laporan Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Keperawatan Medikal Bedah |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > Program Studi D-III Keperawatan (Amd.Kep) > Program Studi D-III Keperawatan Trenggalek |
| Depositing User: | Musriyatun Musriyatun Musriyatun |
| Date Deposited: | 21 Sep 2026 |
| Last Modified: | 21 Sep 2026 03:03 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2972 |
