Ajeng Sukma, Wibawa (2026) GAMBARAN PENGETAHUAN ORANG TUA DAN PELATIH KLUB SEPAK BOLA ANGKASA KAWERON TENTANG PERTOLONGAN PERTAMA CEDERA OLAHRAGA. Laporan Akhir thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
1. COVER.pdf
Download (1MB)
2. BAB I.pdf
Download (299kB)
3. BAB II.pdf
Download (408kB)
4. BAB III.pdf
Download (392kB)
5. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (419kB) | Request a copy
6. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (250kB) | Request a copy
7. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only
Download (253kB) | Request a copy
8. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (904kB) | Request a copy
Kata Kunci
Abstract
Latar belakang : Dalam dunia olahraga sepak bola merupakan olahraga yang
memiliki risiko cedera tinggi. Cedera olahraga dapat mengakibatkan kerusakan
yang terjadi pada sistem integumen, otot, dan tulang rangka akibat kesalahan dalam
metode latihan, kelemahan otot, maupun penopang sendi. Pengetahuan pelatih dan
orang tua mengenai cedera olahraga dapat memberikan pertolongan pertama
dengan cepat, tepat dan dapat mencegah terjadinya cedera yang lebih fatal.
(pertolongan pertama yang tepat dapat mencegah dapat mencegah terjadinya cedera
yang lebih fatal. pengetahuan orang tua dan pelatih memberikan dampak terhadap
pertolongan pertama cedera olahraga. Tujuan : untuk mengetahui pengetahuan
orang tua dan pelatih Klub Sepak Bola Angkasa Kaweron tentang pertolongan
pertama cedera olahraga. Metode penelitian : Menggunakaan metode deskriptif
kuantitatif dengan jumlah responden 48 orang menggunakan teknik total sampling,
pengambilan data dilakukan di lapangan Angkasa Kaweron pada tanggal 12 Mei
2026, data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagaikan secara langsung kepada
responden kemudian hasil dianalisis secara deskriptif. Hasil : Menunjukkan tingkat
pengetahuan responden yaitu baik dengan presentase pengetahuan orangtua
(63,64%) pelatih (75%). Pada komponen Rest masih berada pada kategori cukup
(43,75%) belum semua responden memahami pentingnya mengistirahatkan bagian
tubuh yang cedera sebagai langkah awal penanganan. Kesimpulan : Tingkat
pengetahuan responden tentang pertolongan pertama cedera olahraga berada pada
kategori baik, namun masih terdapat kekurangan terutama pada pemahaman
komponen Rest. Perlu upaya peningkatan edukasi tentang pentingnya seluruh
komponen RICE agar penanganan cedera dapat dilakukan secara optimal dan
meminimalkan terjadinya cedera berkelanjutan.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Laporan Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Keperawatan Gawat Darurat dan Manajemen Bencana |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > Program Studi D-III Keperawatan (Amd.Kep) > Program Studi D-III Keperawatan Blitar |
| Depositing User: | Rachmi Septiviana |
| Date Deposited: | 16 Sep 2026 04:15 |
| Last Modified: | 16 Sep 2026 04:15 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2939 |
