Gambaran Risiko Ulkus Diabetikum Pada Pasien Diabetes Mellitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Jetis Kabupaten Ponorogo

Purnama, Belinda Putri (2026) Gambaran Risiko Ulkus Diabetikum Pada Pasien Diabetes Mellitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Jetis Kabupaten Ponorogo. Karya Tulis Ilmiah thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of ABSTRAK BELINDA FIKS.pdf] Text
ABSTRAK BELINDA FIKS.pdf

Download (140kB)
[thumbnail of BAB 1 BELINDA.pdf] Text
BAB 1 BELINDA.pdf

Download (161kB)
[thumbnail of BAB 2 BELINDA.pdf] Text
BAB 2 BELINDA.pdf

Download (599kB)
[thumbnail of BAB 3 BELINDA.pdf] Text
BAB 3 BELINDA.pdf

Download (173kB)
[thumbnail of BAB 4 BELINDA.pdf] Text
BAB 4 BELINDA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (216kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 5 BELINDA.pdf] Text
BAB 5 BELINDA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (122kB) | Request a copy
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA BELINDA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA BELINDA.pdf - Bibliography

Download (113kB)
[thumbnail of LAMPIRAN BELINDA.pdf] Text
LAMPIRAN BELINDA.pdf - Supplemental Material

Download (1MB)

Kata Kunci

Diabetes Melitus, Ulkus Diabetikum

Abstract

Diabetes Melitus (DM) berisiko menimbulkan komplikasi serius berupa ulkus diabetikum yang dapat menyebabkan amputasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran risiko ulkus diabetikum pada pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Jetis, Ponorogo. Desain penelitian adalah deskriptif observasional dengan teknik total sampling pada 30 responden. Data dikumpulkan menggunakan instrumen Inlow’s 60-Second Diabetic Foot Screening Tool dan dianalisis melalui distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berada pada kategori risiko sedang sebanyak 24 orang (80%), risiko rendah 5 orang (16,66%), dan risiko tinggi 1 orang (3,33%). Faktor risiko dominan meliputi kondisi kulit kering, rentang gerak kaki, gangguan sensasi proteksi tes monofilament dan sensasi 4 pertanyaan. Kondisi ini dipengaruhi oleh neuropati perifer, gangguan sirkulasi, dan kurangnya perawatan kaki mandiri. Disimpulkan bahwa sebagian besar pasien memiliki risiko ulkus kategori sedang, sehingga diperlukan skrining rutin dan edukasi berkelanjutan mengenai perawatan kaki untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Deteksi dini sangat penting guna menekan angka morbiditas ulkus di layanan kesehatan primer

Item Type: Undergraduate Thesis (Karya Tulis Ilmiah)
Subjects: Keperawatan > Keperawatan Medikal Bedah
Divisions: Jurusan Keperawatan > Program Studi D-III Keperawatan (Amd.Kep) > Program Studi D-III Keperawatan Ponorogo
Depositing User: Wijaya wie Hardiati
Date Deposited: Feb 0009
Last Modified: 16 Sep 2026 02:44
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2932

Actions (login required)

View Item
View Item