Sendy, Aprilia Akrista (2026) ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN FRAKTUR CLAVICULA SINISTRA DI RUANG JENGGALA RSUD GAMBIRAN KOTA KEDIRI. Laporan Akhir thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
1. COVER SAMPUL.pdf
Download (18kB)
2. COVER DALAM.pdf
Download (18kB)
3. LEMBAR PERSETUJUAN.pdf
Download (145kB)
4. HALAMAN PENGESAHAN.pdf
Download (147kB)
5. HALAMAN PERNYATAAN.pdf
Download (10kB)
6. ABSTRAK INDONESIA.pdf
Download (71kB)
7. ABSTRAK INGGRIS.pdf
Download (66kB)
8. KATA PENGANTAR.pdf
Download (72kB)
9. DAFTAR ISI.pdf
Download (72kB)
10. BAB 1.pdf
Download (88kB)
11. BAB 2.pdf
Download (126kB)
12. BAB 3.pdf
Download (143kB)
13. BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (152kB) | Request a copy
14. BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (8kB) | Request a copy
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only
Download (84kB) | Request a copy
16. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
Kata Kunci
Abstract
2026 Keperawatan Medikal Bedah
Latar belakang: Fraktur adalah terputusnya kontinuitas tulang akibat trauma,
kecelakaan, atau tekanan berlebih. Fraktur dapat mengakibatkan kelemahan yang
mengurangi kemampuan aktivitas sehari-hari bahkan berpotensi menyebabkan
kecacatan permanen. Pasien yang mengalami fraktur sering kali memerlukan
bantuan orang lain, bahkan untuk kebutuhan dasar, sehingga memerlukan asuhan
keperawatan komprehensif. Penelitian ini bertujuan memberikan asuhan
keperawatan serta menganalisis kesenjangan antara fakta dan teori pada pasien
fraktur clavicula sinistra di Ruang Jenggala RSUD Gambiran Kota Kediri. Metode:
Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan
meliputi pengkajian, diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi.
Partisipan adalah pasien fraktur yang kooperatif, sadar penuh, dan bersedia terlibat.
Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan
dokumentasi. Hasil: Hasil menunjukkan adanya kesenjangan pada pola eliminasi
BAB dan BAK, kognisi dan persepsi sensori, serta pemeriksaan integumen dan
kuku. Masalah keperawatan pada fase preoperatif meliputi nyeri akut dan gangguan
mobilitas fisik, sedangkan pada fase postoperatif meliputi nyeri akut, gangguan
mobilitas fisik, dan resiko infeksi. Intervensi yang diberikan sesuai teori dan
dilaksanakan berdasarkan kebutuhan pasien, dengan evaluasi selama tiga hari
menggunakan metode SOAP. Kesimpulan: Pemulihan fraktur memerlukan waktu
lama dan perawatan berkelanjutan. Asuhan keperawatan yang tepat sangat penting
untuk mempercepat penyembuhan dan meningkatkan kualitas pelayanan.
Kata Kunci: Fraktur clavicula sinistra, Asuhan Keperawatan, Pasien
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Laporan Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Keperawatan Medikal Bedah |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > Program Studi D-III Keperawatan (Amd.Kep) > Program Studi D-III Keperawatan Trenggalek |
| Depositing User: | Musriyatun Musriyatun Musriyatun |
| Date Deposited: | 11 Sep 2026 07:36 |
| Last Modified: | 11 Sep 2026 07:36 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2887 |
