Gambaran Tingkat Pengetahuan Terapi Bekam Kering (Cupping Therapy) Pada Penderita Hipertensi Diwilayah Kerja Puskesmas Pulung Kabupaten Ponorogo

Yurisyanda, Nasywa Destia (2026) Gambaran Tingkat Pengetahuan Terapi Bekam Kering (Cupping Therapy) Pada Penderita Hipertensi Diwilayah Kerja Puskesmas Pulung Kabupaten Ponorogo. Karya Tulis Ilmiah thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of ABSTRAK .pdf] Text
ABSTRAK .pdf

Download (227kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (225kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (519kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (302kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (409kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (200kB) | Request a copy
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA .pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA .pdf - Bibliography

Download (205kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf - Supplemental Material

Download (840kB)

Kata Kunci

hipertensi, pengetahuan, cupping therapy.

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan jangka panjang, termasuk terapi komplementer seperti bekam Kering (Cupping Therapy). Tingkat pengetahuan penderita berperan penting dalam pemanfaatan terapi tersebut secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan penderita hipertensi tentang cupping therapy. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 30 responden penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Pulung Kabupaten Ponorogo yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat. Hasil menunjukkan mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan kurang (66,6%), sedangkan pengetahuan cukup dan baik masing-masing memiliki nilai sama yaitu (16,7%). Responden didominasi usia 60–74 tahun, perempuan, berpendidikan dasar, dan bekerja sebagai petani. Rendahnya pengetahuan dipengaruhi oleh tingkat pendidikan dan kurangnya paparan edukasi kesehatan. Lamanya menderita hipertensi tidak secara langsung meningkatkan pengetahuan tanpa edukasi yang berkelanjutan. Disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan penderita hipertensi tentang cupping therapy masih rendah. Oleh karena itu, diperlukan edukasi kesehatan yang terstruktur dan berkelanjutan untuk mendukung pemanfaatan terapi komplementer secara optimal.

Item Type: Undergraduate Thesis (Karya Tulis Ilmiah)
Subjects: Keperawatan > Keperawatan Keluarga
Divisions: Jurusan Keperawatan > Program Studi D-III Keperawatan (Amd.Kep) > Program Studi D-III Keperawatan Ponorogo
Depositing User: Wijaya wie Hardiati
Date Deposited: 06 Oct 0009 31:21
Last Modified: 10 Sep 2026 06:31
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2826

Actions (login required)

View Item
View Item