Asuhan Keperawatan Pada Pasien Hipertensi Dengan DM Dengan Masalah Defisit Pengetahuan Tentang Aktivitas Fisik Di Wilayah Kerja Puskesmas Pulung Kab. Ponorogo

Maulani, Eliza Fajar (2026) Asuhan Keperawatan Pada Pasien Hipertensi Dengan DM Dengan Masalah Defisit Pengetahuan Tentang Aktivitas Fisik Di Wilayah Kerja Puskesmas Pulung Kab. Ponorogo. Karya Tulis Ilmiah thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

Download (233kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (229kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (521kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (214kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (490kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (186kB) | Request a copy
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Bibliography

Download (212kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf - Supplemental Material

Download (2MB)

Kata Kunci

asuhan keperawatan, defisit pengetahuan, hipertensi

Abstract

Hipertensi dan Diabetes Mellitus (DM) sering terjadi bersamaan dan meningkatkan morbiditas serta mortalitas. Aktivitas fisik berperan penting dalam pengendalian penyakit karena dapat membantu menurunkan tekanan darah, mengontrol kadar gula darah, meningkatkan sensitivitas insulin, serta menjaga kebugaran tubuh. Namun, pengetahuan pasien mengenai pentingnya aktivitas fisik masih terbatas sehingga berdampak pada rendahnya kepatuhan dalam melakukan aktivitas fisik secara teratur. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan deskriptif. Subjek adalah pasien hipertensi dengan DM yang mengalami defisit pengetahuan tentang aktivitas fisik di wilayah kerja Puskesmas Pulung, Ponorogo. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi menggunakan kuesioner serta format asuhan keperawatan berdasarkan SDKI (defisit pengetahuan), SLKI (tingkat pengetahuan), dan SIKI (edukasi kesehatan). Pasien belum mampu menjelaskan manfaat, jenis, dan frekuensi aktivitas fisik yang dianjurkan. Setelah intervensi selama 5 hari didapatkan tekanan darah dan gula darah pasien stabil dan pemberian kuesioner hari pertama, didapatkan skor 60% (pengetahuan cukup). Setelah dilakukan edukasi kesehatan pada hari terakhir didapatkan hasil dengan skor 93% (pengetahuan baik). Defisit pengetahuan dipengaruhi oleh kurangnya paparan informasi, tingkat pendidikan, dan pemahaman mengenai penyakit. Edukasi kesehatan efektif meningkatkan pengetahuan dan mendorong perubahan perilaku.

Item Type: Undergraduate Thesis (Karya Tulis Ilmiah)
Subjects: Keperawatan > Keperawatan Keluarga
Divisions: Jurusan Keperawatan > Program Studi D-III Keperawatan (Amd.Kep) > Program Studi D-III Keperawatan Ponorogo
Depositing User: Wijaya wie Hardiati
Date Deposited: 10 Sep 2026 04:10
Last Modified: 10 Sep 2026 04:10
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2802

Actions (login required)

View Item
View Item