Gambaran Pengetahuan Melakukan Senam Kaki Pada Pasien Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Sukosari Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo

Sambega, Rafi Rizal (2026) Gambaran Pengetahuan Melakukan Senam Kaki Pada Pasien Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Sukosari Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo. Karya Tulis Ilmiah thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of KTI RAFI ABSTRAK.pdf] Text
KTI RAFI ABSTRAK.pdf

Download (10kB)
[thumbnail of KTI RAFI BAB 1.pdf] Text
KTI RAFI BAB 1.pdf

Download (87kB)
[thumbnail of KTI RAFI BAB 2.pdf] Text
KTI RAFI BAB 2.pdf - Other

Download (228kB)
[thumbnail of KTI RAFI BAB 3.pdf] Text
KTI RAFI BAB 3.pdf - Other

Download (64kB)
[thumbnail of KTI RAFI BAB 4.pdf] Text
KTI RAFI BAB 4.pdf - Other
Restricted to Registered users only

Download (107kB) | Request a copy
[thumbnail of KTI RAFI BAB 5.pdf] Text
KTI RAFI BAB 5.pdf - Other
Restricted to Registered users only

Download (72kB) | Request a copy
[thumbnail of KTI RAFI DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
KTI RAFI DAFTAR PUSTAKA.pdf - Bibliography

Download (81kB)

Kata Kunci

Diabetes Melitus, Edukasi Kesehatan, Kemampuan, Senam Kaki DM.

Abstract

Diabetes Melitus (DM) berisiko menimbulkan komplikasi serius seperti diabetic foot ulcer. Senam kaki diabetik merupakan upaya preventif non-farmakologis yang efektif, namun penerapannya di komunitas terkendala rendahnya pengetahuan dan keterampilan mandiri pasien. Penelitian deskriptif evaluatif dengan pendekatan studi kasus keperawatan ini bertujuan mengetahui gambaran pengetahuan dan kemampuan senam kaki pasien DM sebelum dan sesudah edukasi kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Sukosari, Ponorogo. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling hingga diperoleh 15 responden. Data dianalisis secara deskriptif melalui distribusi frekuensi dan tabulasi silang (crosstabulation). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum edukasi (pre-test), mayoritas kemampuan responden berada dalam kategori kurang sebanyak 12 orang (56,7%). Setelah diberikan edukasi (post-test), kemampuan responden meningkat signifikan, dengan mayoritas berkategori baik sebanyak 13 orang (90%) dan cukup sebanyak 2 orang (10%). Analisis tabulasi silang menunjukkan 12 responden (82,4%) yang awalnya berkemampuan kurang berhasil melonjak ke kategori baik. Edukasi kesehatan berbasis metode demonstrasi dan pendampingan terbukti efektif menstimulasi keterampilan psikomotorik pasien. Puskesmas Sukosari disarankan mengintegrasikan edukasi senam kaki ini sebagai program promotif-preventif rutin di Posbindu PTM atau Prolanis demi meminimalkan risiko komplikasi.

Item Type: Undergraduate Thesis (Karya Tulis Ilmiah)
Subjects: Keperawatan > Keperawatan Medikal Bedah
Divisions: Jurusan Keperawatan > Program Studi D-III Keperawatan (Amd.Kep) > Program Studi D-III Keperawatan Ponorogo
Depositing User: Wijaya wie Hardiati
Date Deposited: ['lib/utils:month_short_30' not defined] 0009
Last Modified: 09 Sep 2026 05:31
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2693

Actions (login required)

View Item
View Item