HUBUNGAN RIWAYAT STATUS GIZI IBU SELAMA HAMIL DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JELBUK

AMANDA, Shintania Bella (2023) HUBUNGAN RIWAYAT STATUS GIZI IBU SELAMA HAMIL DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JELBUK. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of Cover] Text (Cover)
001-018.pdf

Download (810kB)
[thumbnail of Bab 1] Text (Bab 1)
019-024.pdf

Download (175kB)
[thumbnail of Bab 2] Text (Bab 2)
025-064.pdf

Download (562kB)
[thumbnail of Bab 3] Text (Bab 3)
065-076.pdf

Download (422kB)
[thumbnail of Bab 4] Text (Bab 4)
077-091.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (323kB) | Request a copy
[thumbnail of Bab 5] Text (Bab 5)
092-093.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (280kB) | Request a copy
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
094-097.pdf

Download (398kB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
098-121.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Kata Kunci

Kehamilan, Status gizi ibu, Stunting

Abstract

Latar belakang: Stunting merupakan masalah gizi yang banyak dialami oleh balita di dunia. Kasus stunting di Kabupaten Jember pada tahun 2021 masih di angka 11,74% atau belum mencapai target pencapaian prevalensi stunting di Kabupaten Jember. Salah satu faktor penyebab stunting adalah status gizi ibu selama kehamilan yang di lihat dari pengukuran LILA di trimester pertama.
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan riwayat status gizi ibu selama hamil dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Jelbuk. Metode: Desain penelitian menggunakan analitik korelasi dengan pendekatan retrospektif. Populasi penelitian ibu yang mempunyai balita usia 24-59 bulan sebanyak 262 dengan sampel sebanyak 158. Teknik sampling menggunakan simple random sampling. Alat ukurnya menggunakan cheklist dan microtoise. Analisis menggunakan uji korelasi sperman rank. Hasil : sebagian besar ibu berstatus gizi normal (65,8%), sebagian besar status balita adalah normal (69,6%) dan didapatkan hasil p-value 0,019 < α 0,05 artinya ada hubungan riwayat status gizi ibu selama hamil dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan. Kesimpulan: Kurangnya asupan nutrisi ibu selama hamil mempengaruhi status gizi ibu yang berakibat pada kejadian stunting. Saran: masyarakat lebih meningkatkan kepeduliannya dalam pemenuhan kecukupan nutrisi selama hamil agar dapat menurunkan angka kejadian stunting pada balita.

[error in script]
Item Type: Undergraduate Thesis (Skripsi)
Subjects: Kebidanan > Asuhan Kebidanan Kehamilan
Depositing User: Yeni Racmawati Yeni Racmawati
Date Deposited: 09 Jun 2026 04:22
Last Modified: 09 Jun 2026 04:22
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/268

Actions (login required)

View Item
View Item