Asuhan Keperawatan Pada Pasien Post Operasi Fraktur Ekstermitas Bawah Dengan Resiko Infeksi Di Rsud Dr. Harjono Ponorogo

Aprilliani, Selvi (2025) Asuhan Keperawatan Pada Pasien Post Operasi Fraktur Ekstermitas Bawah Dengan Resiko Infeksi Di Rsud Dr. Harjono Ponorogo. Karya Tulis Ilmiah thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of ABSTRACK.pdf] Text
ABSTRACK.pdf - Other

Download (14kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf - Other

Download (115kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf - Other

Download (60kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf - Other
Restricted to Registered users only

Download (267kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf - Other
Restricted to Registered users only

Download (46kB) | Request a copy
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Bibliography

Download (186kB)
[thumbnail of LAMPIRAN-2.pdf] Text
LAMPIRAN-2.pdf - Supplemental Material

Download (580kB)
[thumbnail of Manuskrip Selvi Aprilliani.docx] Text
Manuskrip Selvi Aprilliani.docx - Supplemental Material

Download (53kB)
[thumbnail of BAB II-1.pdf] Text
BAB II-1.pdf - Other

Download (320kB)

Kata Kunci

Fraktur, Ekstermitas bawah, Resiko infeksi

Abstract

Fraktur adalah kondisi patah tulang pada tungkai yang sering kali memerlukan tindakan pembedahan dan perawatan luka jangka panjang. Salah satu komplikasi yang sering muncul adalah risiko infeksi, terutama pada area insisi dan luka pascaoperatif. Pendekatan holistik melalui perawatan dan edukasi terbukti efektif dalam mencegah komplikasi lebih lanjut pada pasien dengan fraktur ekstremitas bawah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus asuhan keperawatan partisipan merupakan pasien fraktur ekstermitas bawah dengan resiko infeksi. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap pasien yang mengalami fraktur ekstremitas bawah, serta analisis terhadap praktik perawatan luka, kebersihan pribadi, dan dukungan keluarga. Hasil menunjukkan bahwa edukasi yang tepat, kepatuhan terhadap prosedur cuci tangan, serta keterlibatan aktif keluarga berperan penting dalam menurunkan risiko infeksi dan mempercepat proses penyembuhan, kriteria tercapai dibuktikan dengn lembar pemantauan resiko infeksi dengan skor 7 dan pada hari ketujuh atau hari terakhir skor pasien 10 yang menunjukan indikator penilaian mengalami peningkatan

Item Type: Undergraduate Thesis (Karya Tulis Ilmiah)
Subjects: Keperawatan > Keperawatan Keluarga
Keperawatan > Penyakit Tidak Menular
Divisions: Jurusan Keperawatan > Program Studi D-III Keperawatan (Amd.Kep) > Program Studi D-III Keperawatan Ponorogo
Depositing User: Wijaya wie Hardiati
Date Deposited: 01 Sep 2026 06:45
Last Modified: 01 Sep 2026 06:46
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2560

Actions (login required)

View Item
View Item