Asuhan Keperawatan Pasien TB Paru dengan Ketidakpatuhan Minum Obat Di Wilayah Kerja Puskesmas Ponorogo Selatan

Novita, Della Prizky (2025) Asuhan Keperawatan Pasien TB Paru dengan Ketidakpatuhan Minum Obat Di Wilayah Kerja Puskesmas Ponorogo Selatan. Karya Tulis Ilmiah thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf - Other

Download (276kB)
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf - Other

Download (276kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf - Other

Download (485kB)
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf - Other

Download (282kB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf - Other
Restricted to Registered users only

Download (464kB) | Request a copy
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf - Other
Restricted to Registered users only

Download (266kB) | Request a copy
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf - Bibliography

Download (246kB)
[thumbnail of Lampiran-1.pdf] Text
Lampiran-1.pdf - Supplemental Material

Download (1MB)
[thumbnail of manuskrip.pdf] Text
manuskrip.pdf - Supplemental Material

Download (502kB)

Kata Kunci

Tuberculosis Paru, Ketidakpatuhan Minum Obat, Dukungan Kepatuhan Program Pengobatan

Abstract

Tuberkulosis adalah penyakit yang dapat menular dari satu orang ke orang lain, disebabkan oleh bakteri yang dikenal dengan nama Mycobacterium tuberculosis. Ketidakpatuhan minum obat dapat disebabkan karena salah satu dari faktor yaitu pengobatan TB dalam jangka waktu lama, banyak penderita sudah merasa sembuh sehingga berhenti minum obat. Deskriptif kualitatif merupakan metode penelitian yang dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi atau mengenai masalah yang sedang diteliti yang terjadi dilapangan. Subjek yang didapatkan yaitu partisipan laki-laki berusia 26 tahun. Berdasarkan dari pengkajian didapatkan diagnosa keperawatan ketidakpatuhan minum obat karena program terapi kompleks atau terlalu lama. Intervensi dilakukan dengan Dukungan Kepatuhan Program Pengobatan menggunakan beberapa media seperti edukasi melalui media leaflet dan pengisian kuisioner MMAS-8. Implementasi dilakukan selama 3 x 24 jam. Hasil evaluasi didapatkan masalah belum teratasi ditandai dengan belum tercapainya angka tertinggi dari pengisian kuisioner tingkat kepatuhan minum obat dari tidak patuh menjadi kurang patuh dengan hasil nilai skor 2,25 menjadi nilai skor 7. Dukungan keluarga dan petugas kesehatan sangat dibutuhkan untuk memotivasi pasien dalam meningkatkan kepatuhan dalam menuntaskan pengobatan

Item Type: Undergraduate Thesis (Karya Tulis Ilmiah)
Subjects: Keperawatan > Keperawatan Keluarga
Keperawatan > Penyakit Tidak Menular
Divisions: Jurusan Keperawatan > Program Studi D-III Keperawatan (Amd.Kep) > Program Studi D-III Keperawatan Ponorogo
Depositing User: Wijaya wie Hardiati
Date Deposited: 01 Sep 2026 05:22
Last Modified: 01 Sep 2026 05:22
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2555

Actions (login required)

View Item
View Item