Afif, Muhammd Dzaky (2025) Asuhan Keperawatan Pada Pasien CKD Dengan Masalah Keperawatan Intoleransi Aktivitas di RSUD Dr. Harjono Ponorogo Ruang Seruni. Karya Tulis Ilmiah thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
ABSTRAK.pdf - Other
Download (125kB)
BAB 1.pdf - Other
Download (115kB)
BAB 2.pdf - Other
Download (390kB)
BAB 3.pdf - Other
Download (199kB)
BAB 4.pdf - Other
Restricted to Registered users only
Download (545kB) | Request a copy
BAB 5.pdf - Other
Restricted to Registered users only
Download (267kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Bibliography
Download (311kB)
LAMPIRAN.pdf - Supplemental Material
Download (8MB)
MANUSKRIP JURNAL (1).docx - Supplemental Material
Download (47kB)
Kata Kunci
Abstract
Penyakit gagal ginjal kronik memiliki gejala dan tanda yang bermacam-macam pada pola aktivitas sehari-hari, mudah lelah menjadi salah satu keluhan utama yang paling sering dirasakan oleh penderita gagal ginjal kronik yang ditandai dengan keluhan yaitu : mengeluh lelah berlebih, dispnea saat aktivitas , dispnea setelah aktivitas, dan frekuensi nadi yang tidak baik. Tujuan penelitian ini untuk memberikan dan menganalisa asuhan keperawatan pada gagal ginjal kronik dengan intoleransi aktivitas diruang Seruni RSUD Dr. Harjono Ponorogo. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data diperoleh dengan cara menggunakan metode wawancara, dan format asuhan keperawatan.Berdasarkan hasil pengkajian didapatkan keluhan lelah dalam melakukan aktivitas berat. Diagnose yang ditetapkan yaitu Intoleransi Aktivitas. Intervensi keperawatan menggunakan pedoman SIKI yaitu manajemen energy dikolaborasi dengan latihan rentang gerak ROM aktif dengan tujuan yang diambil dari SLKI yaitu toleransi aktivitas meningkat. Impelementasi yang dilakukan selama 6 hari. Evaluasi yang diperoleh selama 6 hari didapatkan hasil terjadinya peningkatan toleransi aktivitas ditandai dengan keluhan lelah menurun, dispnea saat aktivitas menurun, dispnea setelah aktivtias menurun, frekuensi nadi membaik, dan didapatkan skor toleransi aktivitas 27 ( baik). Kesimpulan pasien dengan GGK mengalami masalah intoleransi aktifitas. Penerapan manajemen energi dan ROM berpengaruh meningkatkan toleransi aktifitas.k meningkatkan efektivitas latihan.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Karya Tulis Ilmiah) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Keperawatan Keluarga |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > Program Studi D-III Keperawatan (Amd.Kep) > Program Studi D-III Keperawatan Ponorogo |
| Depositing User: | Wijaya wie Hardiati |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 07:18 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 07:18 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2473 |
