Amni, Dinda Lillah Fii Qolby (2026) EFEKTIVITAS KONSELING GIZI TENTANG PEMBERIAN MAKAN BALITA BERBASIS HBM TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP, PRAKTIK, TINGKAT KONSUMSI DAN KENAIKAN BERAT BADAN. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
Cover Warna.pdf
Download (179kB)
Cover.pdf
Download (160kB)
Lembar Identitas Penguji.pdf
Download (188kB)
Lembar Pengesahan.pdf
Download (230kB)
Daftar Isi.pdf
Download (320kB)
Abstract.pdf
Download (347kB)
Abstrak.pdf
Download (334kB)
BAB I.pdf
Download (276kB)
BAB II.pdf
Download (360kB)
BAB III.pdf
Download (436kB)
BAB IV.pdf
Download (891kB)
BAB V.pdf
Download (333kB)
Kata Kunci
Abstract
DINDA LILLAH FII QOLBY AMNI, 2026, Efektivitas Konseling Gizi tentang Pemberian Makan Balita berbasis HBM terhadap Tingkat Pengetahuan, Sikap, Praktik, Tingkat Konsumsi dan Kenaikan Berat Badan, SKRIPSI, Program Studi Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing: Sugeng Iwan Setyobudi, Tapriadi, Ibnu Fajar
Balita dengan berat badan tidak naik merupakan indikator awal gangguan pertumbuhan yang berkaitan dengan rendahnya pengetahuan, sikap, dan praktik pemberian makan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas konseling gizi berbasis Health Belief Model (HBM) terhadap tingkat pengetahuan, sikap, praktik pemberian makan, tingkat konsumsi, dan kenaikan berat badan balita tidak naik berat badan. Penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel terdiri atas 15 ibu yang memiliki balita usia 12–59 bulan dengan kondisi berat badan tidak naik, yang dipilih menggunakan teknik cluster sampling. Intervensi berupa konseling gizi berbasis HBM menggunakan media booklet selama tiga minggu (tiga kali pertemuan). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu setelah konseling pada setiap pertemuan (p<0,05). Sikap ibu meningkat dari rata-rata skor 53,6 (71,5%) menjadi 59,5 (79,3%). Praktik pemberian makan juga mengalami peningkatan, ditandai dengan kenaikan rata-rata skor dari 3,86 (77,2%) menjadi 4,06 (81,2%), serta peningkatan kategori praktik baik dari 60% menjadi 86,6%. Rata-rata berat badan balita meningkat dari 11,16 kg menjadi 11,24 kg. Tingkat konsumsi energi, protein, lemak, dan karbohidrat juga menunjukkan peningkatan pada setiap pertemuan. Konseling gizi berbasis HBM efektif meningkatkan pengetahuan, sikap, praktik pemberian makan, tingkat konsumsi, serta mendukung kenaikan berat badan balita.
Kata kunci: balita tidak naik berat badan, Health Belief Model, konseling gizi.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Gizi > Gizi Anak |
| Divisions: | Jurusan Gizi > Program Studi Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika > Program Studi Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika Malang |
| Depositing User: | Siwi Wulandari Siwi Wulandari |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 07:40 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 07:40 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2470 |
