KEMAMPUAN MENDETEKSI DAN PERTOLONGAN PERTAMA HIPOGLIKEMIA DI RUMAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2

Siswanto, Hanifah Catur. (2024) KEMAMPUAN MENDETEKSI DAN PERTOLONGAN PERTAMA HIPOGLIKEMIA DI RUMAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2. Laporan Akhir thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of AWAL.pdf] Text
AWAL.pdf

Download (253kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (84kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (106kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (156kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (105kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (6kB) | Request a copy
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (137kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (362kB) | Request a copy

Abstract

2024 KEPERAWATAN GAWAT DARURAT

Hipoglikemia merupakan komplikasi akut pasien diabetes melitus yang bisa terjadisecara berulang dan dapat memperberat diabetes melitus bahkan sampai menyebabkan kematian. Untuk itu diperlukan pertolongan pertama untuk mencegah kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan mendeteksi dan pertolongan pertama hipoglikemia di rumah pada pasien diabetes melitus tipe 2.Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, dengan teknik purposive sampling dengan total responden sebanyak 30. Kriteria inklusinya penderita diabetes melitus tipe 2 yang menjalani terapi baik oral maupun insulin. Pengumpulan data dilaksanakan pada tanggal 03 April – 20 April 2024.Instrumen penelitian yang digunakan dengan memberikan lembar kuesioner kemampuan deteksi hipoglikemia terdiri dari 5 soal pengetahuan, 4 soal sikap, 5 soal tindakan, dengan penilaian jawaban benar 1 dan jawaban salah 0. Kemudian dipresentasekan dan dikategorikan sangat tinggi (90-100), tinggi (80-89), sedang (65-79), rendah (55-64), dan sangat rendah (0-54). Hasil penelitian menunjukkan kemampuan pasien diabetes melitus tipe 2 dengan kemampuan sangat tinggi sebanyak 37%,kemampuan tinggi sebanyak 23%, dan kemampuan sedang sebanyak 40%. Penelitian ini disimpulkan bahwa usia, pendidikan, pengetahuan, dan lama menderita diabetes melitus dapat mempengaruhi seseorang dalam mendeteksi dan pertolongan pertama hipoglikemia di rumah. Dari hasil penelitian kemampuan mendeteksi penderita diabetes melitus tipe 2 ini dapat menjadi bahan kajian dan memberikan informasi bagi puskesmas dalam merumuskan perencanaan sebagai edukasi tanda dan gejala, penanganan, dan pencegahan hipoglikemia melalui
kegiatan prolanis dan posbindu PTM.

[error in script]
Item Type: Undergraduate Thesis (Laporan Akhir)
Subjects: Keperawatan > Keperawatan Gawat Darurat dan Manajemen Bencana
Depositing User: Rachmi Septiviana
Date Deposited: 38 ['lib/utils:month_short_31' not defined] 0003 52
Last Modified: 31 Mar 2026 07:38
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/238

Actions (login required)

View Item
View Item