MAWARNI, Lindi (2026) HUBUNGAN KONSUMSI JUNKFOOD DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI KELAS XI DI SMA MUHAMMADIYAH 3 JEMBER. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
COVER.pdf
Download (641kB)
BAB 1.pdf
Download (617kB)
BAB 2.pdf
Download (508kB)
BAB 3.pdf
Download (509kB)
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (358kB) | Request a copy
BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (205kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (330kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
Kata Kunci
Abstract
Latar Belakang: Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan yang dapat memengaruhi konsentrasi belajar, produktivitas, dan kesehatan reproduksi. Menurut NCBI (2024), prevalensi anemia pada remaja putri usia 15–19 tahun secara global mencapai 25–40%. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 menunjukkan prevalensi anemia usia 15–24 tahun sebesar 15,5%. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan anemia adalah konsumsi junkfood yang rendah zat besi. Studi pendahuluan pada 10 siswi kelas XI SMA Muhammadiyah 3 Jember menunjukkan 60% mengalami anemia dan 70% sering mengonsumsi junkfood. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan konsumsi junkfood dengan kejadian anemia pada remaja putri kelas XI di SMA Muhammadiyah 3 Jember. Metode: Penelitian menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh remaja putri kelas XI SMA Muhammadiyah 3 Jember sebanyak 65 siswi. Sampel berjumlah 56 siswi yang dipilih menggunakan simple random sampling. Data konsumsi junkfood diperoleh melalui Food Frequency Questionnaire (FFQ), sedangkan kadar hemoglobin diperiksa menggunakan Easy Touch GCHb. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil: Sebagian besar responden memiliki konsumsi junkfood kategori jarang (78,6%) dan kategori sedang (21,4%). Berdasarkan kadar hemoglobin, sebanyak 55,4% tidak mengalami anemia, 28,6% mengalami anemia ringan, dan 16,1% mengalami anemia sedang. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai p-value 0,614 (>0,05), sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi junkfood dengan kejadian anemia. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi junkfood dengan kejadian anemia pada remaja putri kelas XI SMA Muhammadiyah 3 Jember. Kejadian anemia kemungkinan dipengaruhi faktor lain yang tidak dianalisis dalam penelitian ini.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Kebidanan > Gizi dan Kesehatan Reproduksi |
| Divisions: | Jurusan Kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan (Str.) > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Jember (Str.) |
| Depositing User: | Yeni Racmawati Yeni Racmawati |
| Date Deposited: | 02 Aug 2026 40:33 |
| Last Modified: | 12 Aug 2026 02:40 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2308 |
