Dewi, Aprilia (2026) EFEKTIVITAS HEALTH EDUCATION BERDASARKAN TEORI HEALTH PROMOTION MODEL DAN STRATEGI SELF MONITORING TERHADAP KEPATUHAN PENATALAKSANAAN HIPERTENSI PADA PASIEN HIPERTENSI. Skripsi thesis, POLTEKKES KEMENKES MALANG.
1. COVER LUAR.pdf
Download (104kB)
4. Lembar Keaslian Tulisan.pdf
Download (378kB)
5. Lembar Persetujuan.pdf
Download (297kB)
6. Lembar Pengesahan.pdf
Download (274kB)
8. ABSTRAK INDONESIA.pdf
Download (209kB)
9. ABSTRAK INGGRIS.pdf
Download (207kB)
11. BAB I.pdf
Download (92kB)
12. BAB II.pdf
Download (414kB)
13. BAB III.pdf
Download (348kB)
14. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (350kB) | Request a copy
15. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (87kB) | Request a copy
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (193kB)
Kata Kunci
Abstract
Pada saat ini masih banyak para penderita hipertensi yang cenderung tidak mematuhi pengobatan yang seharusnya dijalani. Rendahnya kepatuhan terhadap pengobatan hipertensi menjadi hambatan yang signifikan dalam penatalaksanaan penyakit hipertensi. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas health education dan strategi self monitoring terhadap kepatuhan penatalaksanaan hipertensi.Penelitian menggunakan desain quasi-experiment dengan pendekatan two group pre–post test, melibatkan 40 responden yang dibagi ke dalam kelompok perlakuan dan kontrol melalui purposive sampling. Edukasi kesehatan menggunakan media booklet dan video animasi. Instrumen kepatuhan menggunakan MMAS-8, sedangkan pemantauan tanda gejala dan faktor risiko dicatat melalui kartu pengendalian hipertensi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon dan uji Mann–Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pre-test, rata-rata tingkat kepatuhan kelompok perlakuan rendah (5) dan kelompok kontrol rendah (2,52). Pada post-test, rata-rata tingkat kepatuhan kelompok perlakuan meningkat tinggi (7,51) dan kelompok kontrol tetap rendah (1,83). Hasil uji Wilxocon diperoleh nilai p=0,00 (<0,05), artinya terdapat perbedaan yang sigifikan tingkat kepatuhan pre dan post pada kelompok perlakuan. Sedangkan hasil uji Mann–Whitney, diperoleh nilai p=0,000 < (0,05), artinya terdapat perbedaan yang signifikan tingkat kepatuhan post antara dua kelompok, sehingga disimpulkan Health education berbasis Health Promotion Model dan strategi self monitoring terbukti efektif dalam meningkatkan kepatuhan penatalaksanaan hipertensi. Diharapkan puskesmas dan petugas kesehatan dapat menerapkan edukasi kesehatan dengan menggunakan media booklet dan video untuk meningkatkan pemahaman tentang penatalaksanaan hipertensi dan menggunakan Kartu Pendendalian Mandiri untuk memonitor tanda gejala dan faktor risiko pada penderita hipertensi.
Kata kunci : Hipertensi, Health education, Self Monitoring, Health Promotion Model, Kepatuhan Pengobatan
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Penyakit Tidak Menular |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan (Str.Kep.) > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Malang |
| Depositing User: | Herdhita Kharisma |
| Date Deposited: | ['lib/utils:month_short_15' not defined] 0020 |
| Last Modified: | 10 Aug 2026 08:20 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2297 |
