MUFLIH, Radifa Ainun Wahyuning (2026) HUBUNGAN USIA MENIKAH DENGAN STATUS GIZI PADA IBU HAMIL TRIMESTER 1 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANGSALSARI. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
Text (Cover).pdf
Download (815kB)
Text (Bab1).pdf
Download (300kB)
Text (Bab2).pdf
Download (405kB)
Text (Bab3).pdf
Download (488kB)
Text (Bab4).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (484kB) | Request a copy
Text (Bab5).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (292kB) | Request a copy
Text (Daftar Pustaka).pdf
Download (291kB)
Text (Lampiran).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
Kata Kunci
Abstract
Latar Belakang:Pernikahan usia dini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Kabupaten Jember memiliki prevalensi pernikahan usia dini sebesar 32,91%, dan Kecamatan Bangsalsari menempati peringkat ketiga dengan 79 pasangan remaja yang menikah dini pada tahun 2023. Pernikahan usia dini berisiko memengaruhi kesehatan reproduksi dan status gizi ibu hamil. Data Puskesmas Bangsalsari menunjukkan 12,8% ibu hamil mengalami status gizi kurang. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan usia menikah dengan status gizi pada ibu hamil trimester 1 di Wilayah Kerja Puskesmas Bangsalsari. Metode:Penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 51 responden yang dipilih menggunakan simple random sampling. Data usia menikah diperoleh melalui kuesioner dan status gizi berdasarkan IMT dari buku KIA. Analisis menggunakan uji Spearman’s Rho. Hasil: Sebanyak 51,0% responden menikah pada usia ≥19 tahun dan 49,0% pada usia <19 tahun. Status gizi normal ditemukan pada 35,3% responden, sedangkan status gizi kurang, lebih, dan obesitas masing-masing 21,6%. Hasil uji Spearman’s Rho menunjukkan p-value 0,411 dan koefisien korelasi 0,118. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan signifikan antara usia menikah dan status gizi ibu hamil trimester 1 di Wilayah Kerja Puskesmas Bangsalsari. Status gizi kemungkinan dipengaruhi faktor lain seperti asupan gizi, kondisi kesehatan, aktivitas fisik, dan faktor sosial ekonomi. Saran: Puskesmas diharapkan meningkatkan edukasi dan pemantauan status gizi ibu hamil secara rutin, sedangkan ibu hamil diharapkan menerapkan pola makan gizi seimbang dan melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Kebidanan > Asuhan Kebidanan Kehamilan |
| Divisions: | Jurusan Kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan (Str.) > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Jember (Str.) |
| Depositing User: | Yeni Racmawati Yeni Racmawati |
| Date Deposited: | ['lib/utils:month_short_31' not defined] 0008 |
| Last Modified: | 10 Aug 2026 04:08 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2279 |
