HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PENDIDIKAN DENGAN PERILAKU PERIKSA PAYUDARA SENDIRI (SADARI) PADA AKSEPTOR KB HORMONAL DI LINGKUNGAN BARATAN TIMUR RT 1,3,4 KABUPATEN JEMBER

VALENTIN, Salsabilla Wahyu (2024) HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PENDIDIKAN DENGAN PERILAKU PERIKSA PAYUDARA SENDIRI (SADARI) PADA AKSEPTOR KB HORMONAL DI LINGKUNGAN BARATAN TIMUR RT 1,3,4 KABUPATEN JEMBER. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of COVER] Text (COVER)
COVER.pdf

Download (843kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB 1.pdf

Download (290kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
BAB II.pdf

Download (633kB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB III.pdf

Download (378kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (384kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (256kB) | Request a copy
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (380kB)
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Kata Kunci

Pengetahuan, Pendidikan, Perilaku, Periksa Payudara Sendiri (SADARI), Akseptor KB Hormonal.

Abstract

Latar Belakang: Kanker payudara adalah salah satu jenis kanker yang sangat menakutkan bagi perempuan di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Penggunaan kontrasepsi hormonal dapat meningkatkan risiko kanker payudara karena dapat mengganggu keseimbangan hormon estrogen dan progesteron. Deteksi dini melalui Periksa Payudara Sendiri (SADARI) sangat penting bagi akseptor KB hormonal. Pada tahun 2023, terdapat 87% Wanita Usia Subur (WUS) di Lingkungan Baratan Timur tidak mengetahui tentang SADARI. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara pengetahuan dan pendidikan dengan perilaku SADARI pada akseptor KB hormonal di Lingkungan Baratan Timur Kabupaten Jember. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah 25 akseptor KB hormonal. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Analisa data menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan responden sebagian besar baik, pendidikan responden sebagian besar pendidikan dasar, perilaku SADARI responden sebagian besar cukup. Hasil analisis pengetahuan dengan perilaku menunjukkan p value 0.395 > 0,05 maka H0 diterima sehingga tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku SADARI, sedangkan hasil analisis pendidikan dengan perilaku p value 0.566 > 0,05 maka H0 diterima sehingga tidak ada hubungan antara pendidikan dengan perilaku SADARI pada akseptor KB hormonal. Kesimpulan: Meskipun pengetahuan dan pendidikan memiliki peran penting dalam SADARI, perlu peningkatan edukasi dan penyuluhan kesehatan secara berkelanjutan untuk akseptor KB hormonal.

Item Type: Undergraduate Thesis (Skripsi)
Subjects: Kebidanan > Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi
Divisions: Jurusan Kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan (Str.) > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Jember (Str.)
Depositing User: Yeni Racmawati Yeni Racmawati
Date Deposited: Nov 0035
Last Modified: 10 Aug 2026 06:35
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2263

Actions (login required)

View Item
View Item