A'UNA, Vika A'fifatul (2026) HUBUNGAN KADAR GULA DARAH IBU HAMIL DENGAN BERAT BADAN BAYI BARU LAHIR DI RSUD BESUKI. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
BAGIAN AWAL.pdf
Download (834kB)
PENDAHULUAN.pdf
Download (333kB)
BAB 2.pdf
Download (441kB)
BAB 3.pdf
Download (225kB)
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (433kB) | Request a copy
BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (187kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (415kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
Kata Kunci
Abstract
Latar Belakang: Kadar gula darah merupakan sumber energi utama tubuh yang berperan penting dalam proses metabolisme ibu dan pertumbuhan janin selama kehamilan. Perubahan hormonal pada masa kehamilan dapat menyebabkan penurunan sensitivitas insulin sehingga berisiko meningkatkan kadar gula darah dan memicu terjadinya diabetes melitus gestasional (DMG). Kondisi hiperglikemia pada ibu hamil dapat memengaruhi pertumbuhan janin dan meningkatkan risiko gangguan berat badan bayi baru lahir. International Diabetes Federation (IDF) melaporkan terdapat 537 juta penderita diabetes di dunia pada tahun 2021. Di Indonesia, sekitar 16,2% proses persalinan menunjukkan tanda hiperglikemia selama kehamilan. Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 854.454 penderita diabetes melitus pada tahun 2023, sedangkan Kabupaten Situbondo mencatat sebanyak 17.386 penderita pada tahun 2021. Tujuan: Mengetahui hubungan kadar gula darah ibu hamil dengan berat badan bayi baru lahir di RSUD Besuki Situbondo. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu bersalin di RSUD Besuki Situbondo periode Januari–Maret 2026 sebanyak 90 orang. Sampel penelitian berjumlah 73 responden dipilih dengan teknik simple random sampling dari data rekam medis. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil: Rata-rata kadar gula darah ibu hamil adalah 82,15 mg/dL dan rata-rata berat badan bayi baru lahir adalah 3368,51 gram. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan rₛ=0,030 dan p=0,804 (p>0,05), sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kadar gula darah ibu hamil dengan berat badan bayi baru lahir. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kadar gula darah ibu hamil dengan berat badan bayi baru lahir di RSUD Besuki Situbondo karena rata-rata kadar gula darah ibu hamil berada dalam batas normal sehingga tidak ada hubungan antara kedua variabel. Saran: Diharapkan penelitian selanjutnya menggunakan desain kohort prospektif (prospective cohort study) sehingga mampu memberikan bukti yang lebih kuat mengenai hubungan kadar gula darah ibu hamil dengan berat badan bayi baru lahir.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Kebidanan > Asuhan Kebidanan Neonatus dan Bayi Baru lahir Kebidanan > Asuhan Kebidanan Kehamilan |
| Divisions: | Jurusan Kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan (Str.) > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Jember (Str.) |
| Depositing User: | Yeni Racmawati Yeni Racmawati |
| Last Modified: | 04 Aug 2026 02:07 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2138 |
