SAFITRI, Abelia Dwi (2026) HUBUNGAN RIWAYAT POLA ASUH PEMBERIAN MP-ASI DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DIDESA SUKO JEMBER KECAMATAN JELBUK. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
cover skripsi 2026.pdf
Download (514kB)
bab 1 skripsi.pdf
Download (670kB)
BAB 2 SKRIPSI.pdf
Download (357kB)
BAB 3 SKRIPSI.pdf
Download (199kB)
BAB 4 SKRIPSI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (129kB) | Request a copy
BAB 5 SKRIPSI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (74kB) | Request a copy
DAPUS.pdf
Download (145kB)
LAMPIRAN SKRIPSI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
Kata Kunci
Abstract
Latar Belakang: Stunting merupakan gangguan pertumbuhan akibat kekurangan gizi kronis ditandai dengan tinggi badan menurut umur < -2 SD . Salah satu faktor yang makanan pendamping ASI (MP-ASI). Pola asuh yang kurang tepat dapat mempengaruhi pemenuhan kebutuhan gizi anak sehingga berdampak pada pertumbuhan balita.Oleh karena itu, penelitian mengenai hubungan riwayat pola asuh pemberian MP-ASI dengan kejadian stunting penting dilakukan sebagai dasar dalam upaya pencegahan dan penanggulangan stunting pada balita.Tujuan Penelitian: mengetahui hubungan riwayat pola asuh pemberian MP-ASI dengan kejadian stunting pada balita usia 24–59 bulan di Desa Suko Jember Kecamatan Jelbuk.Metode penelitian: Teknik Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan retrospektif dan rancangan cross-sectional. Populasi pada penelitian seluruh balita yang terdaftar sebanyak 359 balita,berdasarkan kriteria inklusi balita usia 24-59 bulan sebanyak 277 balita.Teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan alokasi sampel secara proporsional pada setiap posyandu sesuai jumlah sasaran balita yang memenuhi kriteria penelitian, sehingga diperoleh 79 ibu balita. Data dikumpulkan melalaui kuisoner dan pengukuran tinggi badan anak,lalu dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil Penelitian : Sebagian besar ibu memiliki riwayat pola asuh demokratis (51,9%) dan balita mengalami stunting (57,0%). Pada pola asuh demokratis, proporsi balita stunting sebesar 41,5%, sedangkan pada pola asuh otoriter sebesar 73,7%. Hasil uji Chi-Square menunjukkan p-value = 0,004 < α (0,05), sehingga Ha diterima dan H0 ditolak, yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat pola asuh pemberian MP-ASI dengan kejadian stunting pada balita usia 24–59 bulan.Analisis: penelitian menunjukan bahwa pola asuh dalam pemberian MP-ASI mempengaruhi pemenuhan kebutuhan gizi,kebiasaan makan,serta pertumbuhan anak sehingga berhubungan dengan kejadian stunting pada balita.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Kebidanan > Neonataus, Bayi, Balita dan Anak Prasekolah |
| Divisions: | Jurusan Kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan (Str.) > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Jember (Str.) |
| Depositing User: | Yeni Racmawati Yeni Racmawati |
| Date Deposited: | ['lib/utils:month_short_22' not defined] 0039 |
| Last Modified: | 10 Aug 2026 04:39 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2110 |
