EREN, VELLYA RAFELLINA (2026) PENGARUH KONSENTRASI DAN WAKTU MASERASI EKSTRAK BUAH MENGKUDU (Morinda citrifolia L.) TERHADAP EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI Staphylococcus aureus. Tugas Akhir thesis, POLTEKKES KEMENKES MALANG.
2. Cover Luar.pdf
Download (244kB)
4. Lembar Pernyataan.pdf
Download (178kB)
5. Lembar Persetujuan.pdf
Download (208kB)
6. Lembar Pengesahan.pdf
Download (228kB)
8. Abstrak Indonesia.pdf
Download (249kB)
9. Abstrac Inggris.pdf
Download (280kB)
15. BAB I.pdf
Download (369kB)
16. BAB II.pdf
Download (561kB)
17. BAB III.pdf
Download (425kB)
18. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (362kB) | Request a copy
19. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (260kB) | Request a copy
20. Daftar Pustaka.pdf
Download (342kB)
Kata Kunci
Abstract
Buah mengkudu (Morinda citrifolia L.) merupakan tanaman yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai obat kulit. Buah tersebut diketahui memiliki kandungan senyawa aktif berupa flavonoid, fenolik, dan alkaloid. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak buah tersebut mampu menghambat pertumbuhan bakteri S. aureus, akan tetapi belum diketahui nilai kadar hambat minimumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi dan waktu maserasi ekstrak buah mengkudu terhadap efektivitas antibakteri terhadap S. aureus serta menentukan konsentrasi hambat minimum (KHM). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium. Proses ekstraksi metode maserasi dilakukan dengan etanol 96% selama 24 jam dan 72 jam dengan variasi konsentrasi ekstrak 40%, 60%, dan 80%. Uji efektivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram pada media Mueller Hinton Agar (MHA). Berdasarkan hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa variasi konsentrasi ekstrak dan waktu maserasi terhadap diameter zona hambat ekstrak buah mengkudu pada pertumbuhan bakteri S. aureus. memiliki signifikansi p=0,481 (p>0,05). Pada maserasi 24 jam konsentrasi 60% dan 80% terbentuk zona hambat sebesar 2,25 mm dan 1,75 mm, sedangkan pada maserasi 72 jam tidak menunjukkan efektivitas antibakteri. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa variasi konsentrasi ekstrak dan waktu maserasi tidak berpengaruh signifikan terhadap diameter zona hambat. Ekstrak buah mengkudu (Morinda citrifolia L.) menunjukkan efektivitas antibakteri terhadap S. aureus tidak dipengaruhi oleh variasi konsentrasi dan waktu maserasi. KHM ditunjukkan pada maserasi 1x24 jam konsentrasi 60%.
Kata kunci: Antibakteri, Buah mengkudu, KHM, Maserasi, Staphylococcus aureus
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Analisis Farmasi dan Makanan (Anafarma) > Analisis Farmasi dan Makanan > Mikrobiologi |
| Divisions: | Jurusan Analisis Farmasi Dan Makanan > Program Studi D-III Analisis Farmasi dan Makanan > Program Studi D-III Analisis Farmasi Dan Makanan Malang |
| Depositing User: | Dini Suryani Kirana |
| Date Deposited: | ['lib/utils:month_short_39' not defined] 0007 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 02:39 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2042 |
