Angraeni, Annisa Livia Putri (2026) FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEGAGALAN SELEKSI PENDONOR SEMENTARA KARENA TEKANAN DARAH DI UDD PMI SURABAYA TAHUN 2026. Karya Tulis Ilmiah thesis, POLTEKKES KEMENKES MALANG.
COVER SAMPUL LUAR.pdf
Download (192kB)
ABSTRAK INDO.pdf
Download (194kB)
ABSTRAK INGGRIS.pdf
Download (216kB)
PERSETUJUAN PEMBIMBING.pdf
Download (152kB)
HALAMAN PENGESAHAN.pdf
Download (465kB)
BAB I.pdf
Download (222kB)
BAB II.pdf
Download (364kB)
BAB III.pdf
Download (372kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (522kB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (167kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (225kB)
Kata Kunci
Abstract
Latar Belakang: Berdasarkan studi pendahuluan yang dilaksanakan pada tanggal 09 September 2025 di UTD PMI Surabaya, diperoleh hasil seleksi donor karena faktor tekanan darah pada bulan Maret - Agustus 2025 sebanyak 12.368 pendonor dari jumlah pendonor yang diseleksi sebanyak 75. 984 dan didapatkan jumlah pendonor yang ditolak karena faktor tekanan darah yaitu sebanyak 936 pendonor dengan rata - rata perbulan 161 pendonor. Tujuan Penelitian:Mengetahui profil pendonor darah yang mengalami penolakan sementara pada tahap seleksi donor di UDD PMI Surabaya tahun 2025. Metode Penelitian:Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober–November 2025. Sampel dalam penelitian ini adalah pendonor yang mengalami penolakan sementara di UDD PMI Surabaya tahun 2025 dengan jumlah sampel sebanyak 58 orang. Hasil Penelitian:Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendonor yang ditolak sebagian besar berjenis kelamin laki-laki sebesar 69% (40 orang). Berdasarkan aspek usia, hampir setengah responden berada pada kategori lansia awal sebesar 29% (17 orang). Ditinjau dari tingkat pendidikan, hampir setengah responden berpendidikan S1/D3 sebesar 43% (25 orang). Berdasarkan jenis pekerjaan, hampir setengah responden bekerja di sektor swasta sebesar 36% (21 orang). Dari aspek tekanan darah, hampir seluruhnya responden mengalami tekanan darah tinggi sebesar 86% (50 orang). Kesimpulan:Penolakan sementara donor darah paling banyak terjadi pada pendonor laki-laki, kelompok usia lansia awal (46–55 tahun), dengan masalah tekanan darah tinggi. Oleh karena itu, diperlukan edukasi pra-donor untuk menurunkan angka kejadian penolakan sementara pada pendonor darah.
Kata kunci: donor darah; penolakan seleksi donor; penolakan sementara; tekanan darah; UDD PMI.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Karya Tulis Ilmiah) |
|---|---|
| Subjects: | Analisis Farmasi dan Makanan (Anafarma) > Teknologi Bank Darah > Tranfusi |
| Divisions: | Jurusan Analisis Farmasi Dan Makanan > Program Studi D-III Teknologi Bank Darah > Program Studi D-III Teknologi Bank Darah Malang |
| Depositing User: | Herdhita Kharisma |
| Date Deposited: | 08 ['lib/utils:month_short_17' not defined] 2026 01 |
| Last Modified: | 17 Jul 2026 08:24 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2005 |
