YUNITA, NORMA (2026) FAKTOR YANG MENGAKIBATKAN KEGAGALAN PENGAMBILAN DARAH DONOR DI UDD PMI KABUPATEN BOJONEGORO TAHUN 2024. Laporan Akhir thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
1. Cover Sampul berwarna.pdf
Download (80kB)
2. cover luar.pdf
Download (80kB)
3. cover dalam.pdf
Download (119kB)
4. lembar pernyataan keaslian.pdf
Download (87kB)
5. Lembar persetujuan.pdf
Download (325kB)
6. Lembar pengesahan.pdf
Download (369kB)
7. kata pengantar.pdf
Download (130kB)
8. abstrak indo.pdf
Download (124kB)
9. abstrak inggris.pdf
Download (129kB)
10. daftar isi.pdf
Download (162kB)
11. bab 1.pdf
Download (197kB)
12. bab 2.pdf
Download (328kB)
13. bab 3.pdf
Download (265kB)
14. bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (618kB) | Request a copy
15. Bab 5...pdf
Restricted to Registered users only
Download (150kB) | Request a copy
16. daftar pustaka.pdf
Download (183kB)
17. lampiran.pdf
Download (1MB)
Kata Kunci
Abstract
Pendahuluan: Tindakan pengambilan darah tidak selalu berjalan lancar, dan terkadang bisa mengalami kegagalan dalam proses tersebut. Kegagalan dalam pengambilan darah diartikan sebagai situasi di mana jarum tidak berhasil dimasukkan ke dalam vena, durasi yang melebihi batas waktu atau pengaruh faktor lain yang terkait dengan teknik penusukan vena. Kegagalan dalam pengambilan darah berdampak pada kerugian materi, karena kantong darah hanya digunakan sekali dan langsung dibuang. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui faktor Internal dan Eksternal yang mengakibatkan kegagalan pengambilan darah donor Di UDD PMI Kabupaten Bojonegoro Tahun 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder. Populasi penelitian ini semua pendonor yang gagal pengambilan darah. Teknik sampling penelitian ini adalah total sampling sejumlah 116 pendonor yang gagal dalam pengambilan darah. Hasil dan Pembahasan: Kelompok yang memiliki jumlah pendonor darah yang gagal pengambilan darah paling tinggi adalah pendonor dengan jenis kelamin perempuan sebanyak 68 orang (58,62%), serta pada kelompok usia dewasa (26–45 tahun) sebanyak 58 orang (50,00%), dengan kadar hemoglobin 13,6–14,5 g/dL sebanyak 46 orang (39,66%), tekanan darah sistolik 100–120 mmHg sebanyak 98 orang (84,48%), dan tekanan darah diastolik 81–90 mmHg sebanyak 64 orang (55,17%). Dengan berat badan normal (45–65 kg) yaitu 59 orang (50,86%), dan dengan golongan darah A⁺ sebanyak 37 orang (31,90%). Faktor eksternal, kegagalan pengambilan darah donor didominasi oleh kegagalan teknis berupa misleuk atau macetnya aliran darah, yaitu sebanyak 111 kasus (95,69%), dari aspek reaksi vasovagal, sebagian besar pendonor yang mengalami kegagalan berada dalam kondisi tanpa reaksi (normal) yaitu sebanyak 84 orang (72,41%).
Kata Kunci : Pengambilan Darah, Kegagalan, Pendonor darah
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Laporan Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Analisis Farmasi dan Makanan (Anafarma) > Teknologi Bank Darah > Blood |
| Depositing User: | Siwi Wulandari Siwi Wulandari |
| Date Deposited: | 09 Jul 2026 46:05 |
| Last Modified: | 09 Jul 2026 01:46 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/1989 |
