PERBEDAAN PERSEPSI REMAJA MENGENAI PERNIKAHAN DINI SEBELUM DAN SESUDAH DIBERI EDUKASI DAMPAK PERNIKAHAN DINI DENGAN PENDEKATAN HEALTH BELIEF MODEL DI MA MIFTAHUL ULUM KALISAT

ARZUMNI, Firyal Alifia (2023) PERBEDAAN PERSEPSI REMAJA MENGENAI PERNIKAHAN DINI SEBELUM DAN SESUDAH DIBERI EDUKASI DAMPAK PERNIKAHAN DINI DENGAN PENDEKATAN HEALTH BELIEF MODEL DI MA MIFTAHUL ULUM KALISAT. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of Cover] Text (Cover)
001-022.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Bab 1] Text (Bab 1)
023-028.pdf

Download (328kB)
[thumbnail of Bab 2] Text (Bab 2)
029-057.pdf

Download (613kB)
[thumbnail of Bab 3] Text (Bab 3)
058-068.pdf

Download (571kB)
[thumbnail of Bab 4] Text (Bab 4)
069-082.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (236kB) | Request a copy
[thumbnail of Bab 5] Text (Bab 5)
083-084.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (202kB) | Request a copy
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
085-088.pdf

Download (324kB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
089-125.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Kata Kunci

Health Belief Model, pernikahan dini, persepsi remaja

Abstract

Latar Belakang : Pernikahan dini Indonesia menduduki peringkat ketujuh sedunia. Sedangkan untuk daerah jember terdapat 962 putusan dispensasi kawin bagi anak dibawah usia 19 tahun di tahun 2021. Usia remaja yang belum matang membuat ibu tidak siap saat masa kehamilan, melahirkan, hingga pengasuhan anak. Serta organ reproduksi dan kedewasaan mental mereka yang belum siap. Hal ini dapat meningkatkan tingginya angka kematian ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB), stunting, perceraian, dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pesepsi remaja sebelum dan sesudah dberi edukasi dampak pernikahan dini dengan pendekatan Health Belief Model. Metode : Desain dalam penelitian ini menggunakan one grup pre test and post test. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Teknik analisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji paired t-test Hasil : Terdapat persepsi potitif sebelum diberi edukasi 79,49%, dan persepsi remaja sesudah edukasi sebanyak 89,745. Dengan uji analisis Paired T-Test didapatkan hasil p<=0,05 (0.004) dimana hipotesis nihil ditolak atau hipotesis riset diterima atau ada perbedaan persepsi remaja mengenai pernikahan dini sebelum dan sesudah diberi edukasi dampak pernikahan dini dengan pendekatan Health Belief Model. Kesimpulan : Pemberian edukasi dengan pendekatan Health Belief Model untuk remaja dapat meningkatan persepsi positif untuk dampak pernikahan dini sehingga persepsi remaja yakin untuk tidak memilih menikah dini dan memilih untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi.

[error in script]
Item Type: Undergraduate Thesis (Skripsi)
Subjects: Kebidanan > Promosi Kesehatan
Depositing User: Yeni Racmawati Yeni Racmawati
Date Deposited: 23 Jun 2026 46:08
Last Modified: 23 Jun 2026 02:46
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/1754

Actions (login required)

View Item
View Item