IDENTIFIKASI FAKTOR RESIKO SERANGAN ASMA PADA PASIEN ASMA DI RUANG GAWAT DARURAT RSUD SRENGAT

SALWA, AHMADA ARVISA (2025) IDENTIFIKASI FAKTOR RESIKO SERANGAN ASMA PADA PASIEN ASMA DI RUANG GAWAT DARURAT RSUD SRENGAT. Laporan Akhir thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of PENDAHULUAN.pdf] Text
PENDAHULUAN.pdf

Download (578kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (213kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (312kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (286kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (216kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (168kB) | Request a copy
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (244kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Kata Kunci

Faktor resiko, Serangan, Pasien asma, IGD

Abstract

2025 Gadar

Asma adalah penyakit paru-paru kronis yang menyerang orang-orang dari segala usia. Hal ini disebabkan oleh adanya peradangan dan pengencangan otot di sekitar saluran udara, sehingga membuat pernapasan menjadi lebih sulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor resiko penyebab terjadinya serangan asma pada pasien asma. Desain penelitian adalah deskriptif kuantitatif dengan sampel pada penelitian ini adalah pasien yang mengalami serangan asma dengan penyakit asma dari usia anak-anak sampai dewasa dengan jumlah 40 responden yang dipilih secara purposive sampling. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar observasi dan lembar wawancara. Penelitian dilaksanakan di Ruang Gawat Darurat RSUD Srengat pada tanggal 27 mei–27 Juni 2024. Hasil penelitian ditemukan 30% pasien berusia 31-50 tahun dan 55% berjenis kelamin perempuan dengan 90% lama menderita asma 1-10 tahun, dengan tanda gejala 100% pasien mengalami wheezing dan sesak napas, faktor resiko penyebab terjadinya serangan asma pada pasien antara lain polusi, alergen, tembakau, aktivitas fisik berlebih, genetik dan stress. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan : 1) Faktor resiko polusi diderita sebanyak 95% 2) Alergen diderita sebanyak 75% 3) Tembakau diderita sebanyak 72,5% 4) Aktivitas fisik berlebih diderita sebanyak 60% 5) Genetik diderita sebanyak 52,5% 6) Stress diderita sebanyak 35%. Dapat disimpulkan polusi merupakan faktor dominan penyebab serangan asma dikarenakan partikel-partikel polutan udara seperti debu, asap, dan bahan kimia beracun dapat masuk ke saluran pernapasan dan paru-paru. Penyakit asma merupakan penyakit yang gampang kambuh, sehingga beresiko seseorang rentan terkena serangan asma secara mendadak. Disarankan kepada penderita asma untuk dapat mengetahui faktor resiko penyebab terjadinya serangan asma.

[error in script]
Item Type: Undergraduate Thesis (Laporan Akhir)
Subjects: Keperawatan > Keperawatan Gawat Darurat dan Manajemen Bencana
Depositing User: Rachmi Septiviana
Date Deposited: ['lib/utils:month_short_50' not defined] 0003
Last Modified: 03 Mar 2026 03:50
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/149

Actions (login required)

View Item
View Item