Arum, Aristi (2025) RISIKO ULKUS DEKUBITUS MENGGUNAKAN SKALA BRADEN DAN NORTON PADA PASIEN DI RUANG ICU RSUD dr. SOEDONO PROVINSI JAWA TIMUR. Laporan Akhir thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
PENDAHULUAN.pdf
Download (725kB)
BAB 1.pdf
Download (284kB)
BAB 2.pdf
Download (404kB)
BAB 3.pdf
Download (314kB)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (397kB) | Request a copy
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (213kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (251kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB) | Request a copy
Kata Kunci
Abstract
2025 KMB
Latar Belakang: Ulkus dekubitus merupakan kerusakan jaringan kulit yang disebabkan oleh tekanan, gesekan, dan kelembapan yang umumnya terjadi pada pasien dengan imobilitas. Penilaian risiko secara dini menggunakan instrumen seperti Skala Braden dan Skala Norton penting dilakukan untuk mengetahui risiko ulkus dekubitus, khususnya pada pasien di ruang Intensive Care Unit (ICU). Tujuan Penelitian: Mengetahui risiko ulkus dekubitus dengan menggunakan Skala Braden dan Skala Norton pada pasien di ruang ICU RSUD dr. Soedono Provinsi Jawa Timur. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif. Dengan sampel 30 pasien tirah baring di ruang Intensive Care Unit (ICU) yang dipilih dengan metode purposive sampling. Risiko Ulkus Dekubitus dikaji menggunakan Skala Braden dan Skala Norton, kemudian dianalisis secara deskriptif dan dilakukan uji komparatif untuk membandingkan hasil kedua skala. Hasil Penelitian: Risiko ulkus dekubitus berdasarkan Skala Braden memiliki risiko tinggi 18 pasien (60%), sementara berdasarkan Skala Norton sebanyak 23 pasien (77%) memiliki risiko sangat tinggi. Kesimpulan Penelitian: Penilaian dengan Skala Braden mayoritas pasien berisiko tinggi ulkus dekubitus, sedangkan menggunakan Skala Norton pasien berisiko sangat tinggi ulkus dekubitus. Perbedaan hasil penilaian dapat disebabkan karena perbedaan jumlah indikator, komposisi indikator yang tidak sama, perbedaan perincian paramater untuk pemberian skor sehingga berdampak pada penilaian. Kedua skala efektif digunakan dalam pengkajian risiko ulkus dekubitus, namun pemilihan skala sebaiknya disesuaikan dengan tingkat urgensi pasien agar intervensi yang diberikan lebih tepat dan optimal.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Laporan Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Keperawatan Medikal Bedah |
| Depositing User: | Rachmi Septiviana |
| Date Deposited: | 25 Feb 2026 02:51 |
| Last Modified: | 25 Feb 2026 02:51 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/125 |
