Umami, Zakiya Salsabila (2025) KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN KANKER PAYUDARA UNTUK MENGURANGI EFEK SAMPING SETELAH KEMOTERAPI DI RSUD DR SOEDONO PROVINSI JAWA TIMUR. Laporan Akhir thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
PENDAHULUAN.pdf
Download (608kB)
BAB 1.pdf
Download (211kB)
BAB 2.pdf
Download (283kB)
BAB 3.pdf
Download (286kB)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (326kB) | Request a copy
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (154kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (210kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
Kata Kunci
Abstract
2025 Keperawatan Medikal Bedah
Latar Belakang: Kemoterapi pada pasien kanker payudara sering menimbulkan berbagai efek samping yang dapat mengganggu kualitas hidup pasien. Pemberian obat oral pendukung bertujuan untuk mengurangi efek samping tersebut dan efektivitasnya sangat dipengaruhi oleh tingkat kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat secara rutin. Tujuan Penelitian: Mengidentifikasi kepatuhan minum obat pada pasien kanker payudara untuk mengurangi efek samping setelah kemoterapi di RSUD dr. Soedono Provinsi Jawa Timur. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif yang dilakukan pada bulan Februari–Maret 2025. Populasi terdiri dari 80 pasien kanker payudara, dengan sampel sebanyak 30 pasien yang dipilih secara purposive. Pengukuran kepatuhan minum obat menggunakan kuesioner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) yang berisi 8 pertanyaan. Hasil Pembahasan: Seluruh responden berjenis kelamin perempuan, dengan rentang usia terbanyak 41–50 tahun (36,7%), berpendidikan terakhir SD (43,3%) dan mayoritas ibu rumah tangga (70%). Lama menjalani kemoterapi terbanyak selama 2–4 bulan (70%). Obat oral yang paling umum diberikan adalah Ondansetron, Paracetamol, dan Vitamin B Complex (80%). Efek samping yang dialami seluruh pasien yaitu mual, muntah, rambut rontok, lemas, dan penurunan nafsu makan disertai efek samping tambahan paling sering berupa nyeri seluruh badan (30%). Tingkat kepatuhan dalam mengonsumsi obat setelah kemoterapi tergolong tinggi sebesar 36,7%, tergolong sedang sebesar 16,7%, dan tergolong rendah sebesar 46,7%. Kesimpulan: Tingkat kepatuhan minum obat pada pasien kanker payudara untuk mengurangi efek samping setelah menjalani kemoterapi masih rendah sehingga perlu dilakukan pemantauan rutin terhadap kepatuhan minum obat setelah kemoterapi untuk meningkatkan efektivitas pengobatan serta mengurangi efek samping dari kemoterapi.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Laporan Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Keperawatan Medikal Bedah |
| Depositing User: | Rachmi Septiviana |
| Date Deposited: | 24 Feb 2026 12:19 |
| Last Modified: | 24 Feb 2026 12:19 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/110 |
