FADILLAH, SHAFA RAHMA FADILLAH (2025) HUBUNGAN KESEPIAN DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA. Laporan Akhir thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
PENDAHULUAN.pdf
Download (671kB)
BAB 1.pdf
Download (271kB)
BAB 2.pdf
Download (314kB)
BAB 3.pdf
Download (440kB)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (386kB) | Request a copy
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (262kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (255kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB) | Request a copy
Kata Kunci
Abstract
2025 Keperawatan Gerontik
Latar Belakang : Indonesia mengalami peningkatan jumlah lansia secara signifikan, dengan 9,6% dari total penduduk (±25 juta jiwa) merupakan usia lanjut . Masa lansia sering diiringi dengan penurunan fisik dan psikologis, salah satunya adalah kesepian, yang dapat berdampak serius seperti depresi, isolasi sosial, dan penurunan kualitas hidup. Lansia yang tinggal di panti lebih rentan mengalami kesepian akibat keterpisahan dari keluarga . Namun, tidak semua lansia mengalami kesepian—beberapa justru tetap merasa bahagia berkat aktivitas sosial dan budaya yang mereka jalani. Perbedaan ini menunjukkan pentingnya memahami hubungan antara kesepian dan kualitas hidup lansia. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui Hubungan Kesepian dengan Kualitas Hidup Lansia Metode Penelitian : Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode analisis data Spearman-Rho. Penelitian ini dilaksanakan pada tahun 2025. Populasi pada penelitian ini adalah Lansia yang berada di UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Blitar sebanyak 49 lansia. Jumlah sampel sebanyak 30 lansia dengan Teknik pengambilan sampel purposive sampling .Hasil Penelitian : Lansia yang mengalami kesepian cukup tinggi sebanyak 56,7% dan merupakan hasil terbanyak dari 30 responden. Lansia terbanyak memiliki kualitas hidup yang buruk yaitu sebanyak 60% . Hasil uji Spearman-Rho menunjukan adanya hubungan antara kesepian dan kualitas hidup dengan hasil p = 0,013 ( p < 0,05 ) dan r= -0,446 dengan tingkat kekuatan hubungan cukup yang artinya semakin tinggi kesepian lansia maka semakin rendah kualitas hidupnya.Kesimpulan : Terdapat hubungan signifikan antara kesepian dengan kualitas hidup lansia.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Laporan Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Keperawatan Gerontik |
| Depositing User: | Rachmi Septiviana |
| Date Deposited: | 08 Feb 2026 |
| Last Modified: | 23 Feb 2026 07:08 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/103 |
