OKTAFIANI, KHAIRUN NISA (2025) HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN RISIKO TERJADINYA DIABETES MELLITUS PADA ANAK SD KELAS 4-6 DI SDN TASIKMADU 1 MALANG. Skripsi thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
1. COVER BERWARNA.pdf
Download (79kB)
2. COVER LUAR.pdf
Download (146kB)
3. COVER DALAM.pdf
Download (235kB)
4. LEMBAR PERSETUJUAN PEMBIMBING.pdf
Download (56kB)
5. LEMBAR PENGESAHAN 3 PENGUJI DAN KAJUR.pdf
Download (395kB)
6. HALAMAN ORSINILITAS.pdf
Download (278kB)
7. ABSTRAK INDO.pdf
Download (294kB)
8. ABSTRAK INGGRIS.pdf
Download (289kB)
9. KATA PENGANTAR.pdf
Download (10kB)
10. DAFTAR ISI.pdf
Download (19kB)
11. BAB 1.pdf
Download (226kB)
12. BAB 2.pdf
Download (695kB)
13. BAB 3.pdf
Download (601kB)
14. BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (618kB) | Request a copy
15. BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (457kB) | Request a copy
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (458kB)
18. HASIL TURNITIN.pdf
Download (77kB)
19. LEMBAR BIMBINGAN.pdf
Download (235kB)
20. LEMBAR REVISIAN.pdf
Download (263kB)
21. DAFTAR HADIR.pdf
Download (97kB)
Kata Kunci
Abstract
Latar Belakang : Diabetes mellitus (DM) pada anak di Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan. Peningkatan diabetes tipe 2 tidak hanya dipicu oleh faktor genetik, tetapi juga gaya hidup tidak sehat, seperti pola makan tidak sehat. Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan pola makan dengan risiko terjadinya diabetes mellitus pada anak SD kelas 4-6 di SDN Tasikmadu 1 Malang. Metode Penelitian : Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2025. Populasi Penelitian adalah murid kelas 4-6 SDN Tasikmadu 1 Malang. Sampel dengan jumlah 100 murid. Analisis data menggunakan Uji Chi-square. Hasil Penelitian : Mayoritas responden dengan pola makan tinggi justru memiliki risiko diabetes mellitus tinggi sebanyak 27 anak (46.6%), sedangkan sebagian besar responden dengan pola makan sedang berada pada risiko rendah sebannyak 18 anak (42.9%). Hal ini diperkuat oleh hasil uji Chisquare (χ² = 7.544; p = 0.023) dan asosiasi linear-by-linear (χ² = 7.135; p = 0.008) menunjukkan bahwa variabel pola makan total memiliki pengaruh yang signifikan secara statistik terhadap risiko DM. Artinya, semakin tidak sehat pola makan seorang anak, maka semakin tinggi pula risiko mengalami peningkatan gejala awal diabetes. Kesimpulan : Ada hubungan yang signifikan antara pola makan dengan risiko terjadinya Diabetes Mellitus pada anak sekolah dasar.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Penyakit Tidak Menular |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 0008 |
| Last Modified: | 08 May 2026 06:18 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/826 |
