KRISTIAWAN, SESILIA MARSHA (2025) PEMBERIAN INTERVENSI PERAWATAN LUKA DENGAN TEKNIK MOIST PADA PASIEN FOURNIER GANGREN DI RSUD KABUPATEN JOMBANG. Tugas Akhir thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
ABSTRAK INDONESIA.pdf
Download (198kB)
ABSTRAK INGGRIS.pdf
Download (140kB)
BAB 1.pdf
Download (185kB)
BAB 2.pdf
Download (418kB)
BAB 3..pdf
Restricted to Registered users only
Download (179kB) | Request a copy
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (485kB) | Request a copy
BAB 5.pdf
Download (310kB)
BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only
Download (240kB) | Request a copy
COVER.pdf
Download (124kB)
DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (136kB)
DAFTAR ISI.pdf
Download (216kB)
DAFTAR LAMPIRAN.pdf
Download (150kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (210kB)
DAFTAR TABEL.pdf
Download (138kB)
KATA PENGANTAR.pdf
Download (161kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (794kB)
LEMBAR ORISINALITAS.pdf
Download (116kB)
Kata Kunci
Abstract
Pendahuluan: Fournier Gangren merupakan infeksi nekrotik yang progresif dan cepat menyebar, menyerang jaringan lunak perineum, skrotum, atau genitalia. Kondisi ini memiliki tingkat morbiditas dan mortalitas yang tinggi, sehingga memerlukan penanganan segera dan intensif, termasuk perawatan luka yang tepat. Teknik perawatan luka konvensional seperti balutan kasa kering cenderung memperlambat proses penyembuhan serta menyebabkan rasa nyeri yang lebih tinggi. Salah satu pendekatan modern yang kini mulai diterapkan adalah Moist Wound Healing, yaitu menjaga kelembapan luka agar mendukung proses regenerasi jaringan secara optimal. Di RSUD Kabupaten Jombang, teknik ini mulai diterapkan pada pasien dengan gangguan integritas kulit dan jaringan akibat Fournier Gangren, terutama dengan balutan antiseptik modern seperti PHMB dan silver sulfadiazine. Pendekatan ini dinilai lebih efektif dalam mempercepat penyembuhan dan mencegah komplikasi lebih lanjut, terutama di rumah sakit dengan sumber daya terbatas. Tujuan Penelitian ini untuk mendeskripsikan penerapan teknik Moist Wound Healing pada pasien dengan gangguan integritas kulit dan jaringan akibat Fournier Gangren di RSUD Kabupaten Jombang. Metode : Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi tahap pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Teknik perawatan luka dilakukan menggunakan balutan modern antiseptik (PHMB dan silver sulfadiazine) yang bertujuan menciptakan lingkungan lembap untuk mempercepat penyembuhan luka. Hasil : Penerapan teknik Moist Wound Healing menunjukkan hasil positif berupa penurunan eksudat, terbentuknya jaringan granulasi, dan progres penyembuhan luka yang meningkat. Diskusi : Teknik ini efektif mempercepat penyembuhan luka pasien Fournier Gangren serta mencegah komplikasi lanjutan, sekaligus mendukung praktik keperawatan berbasis bukti, terutama di fasilitas dengan keterbatasan sumber daya.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Keperawatan Medikal Bedah |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 08 May 2026 05:54 |
| Last Modified: | 08 May 2026 05:54 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/784 |
