MAWATTAMA, RADHA RINEDENTY WIRRA (2025) STUDI KASUS ASUHAN KEBIDANAN PADA NY. N USIA 25 TAHUN GIP0000AB000 UK 39-40 MINGGU DENGAN KETUBAN PECAH DINI DI TPMB SUMIDJAH IPUNG, S.Keb., Bdn KECAMATAN BLIMBING KOTA MALANG. Tugas Akhir thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
3. Cover Dalam.pdf
Download (198kB)
5. Lembar Persetujuan.pdf
Download (186kB)
6. Lembar Pengesahan.pdf
Download (306kB)
7. Kata Pengantar.pdf
Download (274kB)
8. Abstrak Indonesia.pdf
Download (147kB)
9. Abstrak Inggris.pdf
Download (252kB)
10. Daftar Isi.pdf
Download (155kB)
11. BAB I.pdf
Download (282kB)
12. BAB II.pdf
Download (343kB)
13. BAB III.pdf
Download (297kB)
14. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (450kB) | Request a copy
15. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (159kB) | Request a copy
16. Daftar Pustaka.pdf
Download (384kB)
17. Lampiran.pdf
Download (3MB)
Kata Kunci
Abstract
Radha Rinedenty Wirra Mawattama. (2025). Studi Kasus Asuhan Kebidanan pada Ny. N Usia 25 Tahun GIP0000Ab000 UK 39-40 Minggu dengan Ketuban Pecah Dini di TPMB Sumidjah Ipung, S.Keb., Bdn Kecamatan Blimbing Kota Malang. Program Studi Diploma III Kebidanan Malang, Jurusan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing: Nur Eva Aristina, SST., M.Keb. Ketuban pecah dini merupakan masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian serius dikarenakan prevalensinya yang cenderung meningkat. Di Indonesia, angka kejadian ketuban pecah dini meningkat dari 13,1% pada tahun 2020 menjadi 14,6% pada tahun 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan asuhan kebidanan pada kasus ketuban pecah dini menggunakan desain penelitian deskriptif studi kasus. Subjek datang dengan keluhan keluar cairan merembes sejak pukul 07.00 WIB disertai kram perut bagian bawah dan tanpa pengeluaran lendir bercampur darah. Data objektif menunjukkan tanda-tanda vital dalam batas normal, pengeluaran cairan pervaginam jernih dan tidak berbau, presentasi kepala, TFU 29 cm, DJJ 130x/menit, tidak ada kontraksi uterus, tidak ada pembukaan serviks dan hasil tes nitrazin positif. Diagnosa yang ditegakkan adalah GIP0000Ab000 UK 39-40 minggu T/H/I presentasi kepala dengan kekurangan energi kronis dan ketuban pecah dini, keadaan ibu dan janin baik. Berdasarkan perencanaan dan pelaksanaan asuhan yang dilaksanakan oleh bidan, dapat disimpulkan bahwa seluruh tahapan perencanaan telah dilaksanakan secara sistematis dan sesuai dengan prinsip pelayanan kebidanan, meskipun dalam pelaksanaannya sempat mendapat penolakan tindakan rujukan dari keluarga saat tindakan rujukan diperlukan. Keputusan klinis diambil dengan mempertimbangkan kondisi aktual pasien serta memprioritaskan keselamatan ibu dan janin. Hasil dari pelaksanaan asuhan menunjukkan prognosis kesehatan ibu dan bayi secara umum dinilai baik.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Kebidanan > Asuhan Kebidanan Kehamilan |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 08 May 2026 05:17 |
| Last Modified: | 08 May 2026 05:17 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/725 |
