MIRANDA, MAULIDYA (2025) GAMBARAN TATALAKSANA PRA-RUJUKAN KASUS PREEKLAMSIA DAN PERDARAHAN OBSTETRI DI RUMAH SAKIT WAVA HUSADA. Skripsi thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
2. Cover Luar.pdf
Download (219kB)
3. Cover Dalam.pdf
Download (220kB)
4. Lembar Pernyataan Keaslian Tulisan.pdf
Download (203kB)
5. Lembar Persetujuan.pdf
Download (187kB)
6. Lembar Pengesahan.pdf
Download (207kB)
7. Kata Pengantar.pdf
Download (185kB)
8. Abstrak Indonesia.pdf
Download (288kB)
9. Abstrak Inggris.pdf
Download (362kB)
10. Daftar Isi.pdf
Download (190kB)
11. BAB I.pdf
Download (316kB)
12. BAB II.pdf
Download (424kB)
13. BAB III.pdf
Download (528kB)
14. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (612kB) | Request a copy
15. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (191kB) | Request a copy
16. Daftar Pustaka.pdf
Download (440kB)
17. Lampiran.pdf
Download (1MB)
041_MAULIDYA MIRANDA_SKRIPSI GAMABARAN TATALAKSANA PRA-RUJUKAN FIX.pdf
Download (2MB)
Kata Kunci
Abstract
Miranda, Maulidya. 2025. Gambaran Tatalaksana Pra-Rujukan Kasus Preeklampsia dan Perdarahan Obstetri di Rumah Sakit Wava Husada. Skripsi. Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Utama: Hening Ryan Aryani, SST., M.Keb Kematian ibu akibat kehamilan dan persalinan erat kaitannya dengan penolong, tempat persalinan dan ketetapan waktu rujukan. Kementerian Kesehatan Indonesia menyebutkan kematian ibu disebabkan oleh hipertensi dalam kehamilan (42,21%), perdarahan obstetri (36,9%), dan lainnya (20,9%). Dinas kesehatan Jawa Timur menyatakan kabupaten Malang merupakan 3 daerah tertinggi untuk angka kematian ibu. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran tatalaksana pra-rujukan kasus preeklampsia dan perdarahan obstetri di Rumah Sakit Wava Husada tahun 2024. Metode yang digunakan ialah deskriptif kuantitatif. Populasi yaitu semua data rekam medis wanita yang mengalami preeklampsia dan perdarahan obstetri yang dirujuk ke Rumah Sakit Wava Husada Januari – Desember 2024 ada 101 rekam medis dan sampel yang digunakan total sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan 60 ibu dengan preeklampsia yang dirujuk dan 41 ibu dengan perdarahan obstetri. Pada preeklampsia tatalaksana pra rujukan yang banyak tidak dilakukan yaitu membuka jalan nafas (93,3%), pemberian oksigen (93,3%), pemberian obat (71,7%), dan (66,7%) pemberian IV line dilakukan. Sedangkan untuk perdarahan obstetri tatalaksana pra-rujukan pemberian IV line (80,5%) dilakukan, dan yang tidak dilakukan membuka jalan nafas (87,8%), pemberian oksigen (87,8%), Obat (75,7%) tindakan seperti membuka jalan nafas kemungkinan tidak tercatat dalam dokumentasi. Kesimpulan pelaksanaan tatalaksana pra-rujukan di berbagai fasilitas kesehatan tingkat satu pada tahun 2024 belum sepenuhnya sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Kebidanan > Asuhan Kebidanan Kehamilan |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 03 May 0007 |
| Last Modified: | 07 May 2026 05:42 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/593 |
