IMANIA, SALMA WAHYU NUR (2025) STUDI KASUS ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU NIFAS DENGAN HIPOGALAKTIA DI TPMB MAMIK YULAIKAH BULULAWANG, KAB MALANG. Tugas Akhir thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
2. Cover Luar.pdf
Download (115kB)
3. Cover Dalam.pdf
Download (182kB)
4. Lembar Pernyataan Keaslian Tulisan.pdf
Download (194kB)
5. Lembar Persetujuan.pdf
Download (208kB)
6. Lembar Pengesahan.pdf
Download (194kB)
7. Kata Pengantar.pdf
Download (142kB)
8. Abstrak Indonesia.pdf
Download (182kB)
9. Abstrak Inggris.pdf
Download (218kB)
10. Daftar Isi.pdf
Download (199kB)
11. BAB I.pdf
Download (237kB)
12. BAB II.pdf
Download (516kB)
13. BAB III.pdf
Download (241kB)
14. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (385kB) | Request a copy
15. BAB V.pdf
Download (166kB)
16. Daftar Pustaka.pdf
Download (190kB)
17. Lampiran.pdf
Download (1MB)
Kata Kunci
Abstract
Salma Wahyu Nur Imania (2025). Asuhan Kebidanan Pada Ibu Nifas Dengan Hipogalaktia Di Tpmb Mamik Yulaikah Bululawang, Kab Malang. Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus, Program Studi D-III Kebidanan Malang. Jurusan Kebidanan. Politeknik Kesehatan Malang. Pembimbing: Duhita Dyah Apsari, S. Keb. Bd., M. Kes Hipogalaktia merupakan salah satu masalah utama dalam keberhasilan pemberian ASI eksklusif, yang dapat berdampak negatif pada pertumbuhan dan perkembangan bayi. Hipogalaktia sekunder umumnya disebabkan kurangnya frekuensi menyusui, teknik menyusui yang tidak tepat, serta kurangnya dukungan dan pengetahuan ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan asuhan kebidanan pada ibu nifas dengan hipogalaktia sekunder menggunakan studi kasus deskriptif eksproratif. Subjek penelitian adalah ibu nifas usia 20 tahun, nifas hari ke-20, yang mengalami keluhan produksi kurang ASI. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi kunjungan. Hasil anamnesa menunjukan produksi ASI sedikit, payudara terasa kosong, menyusui 3–4 kali sehari, teknik menyusui belum benar dan adanya kecemasan pada ibu merasa ASI tidak cukup Asuhan yang diberikan meliputi edukasi menyusui, teknik menyusui yang benar, pijat oksitosin, perawatan payudara, serta dukungan emosional. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan produksi ASI, peningkatan frekuensi menyusui, pertambahan berat badan bayi, serta peningkatan kepercayaan diri ibu dalam menyusui. Hal tersebut menunjukkan teknik menyusui yang benar, pijat oksitosin, perawatan payudara, serta dukungan emosional efektif dalam meningkatkan produksi ASI.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Kebidanan > Asuhan Kebidanan Nifas dan Menyusui |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 05 Jul 2026 17:03 |
| Last Modified: | 07 May 2026 05:17 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/551 |
