AZZAHRAH, RIZQI NAHDIYAH (2025) STUDI KASUS PADA BALITA STUNTING AN.”A” USIA 41 BULAN DI TPMB ANIS SULISTYORINI, S.ST. TUNJUNGTIRTO KECAMATAN SINGOSARI KABUPATEN MALANG. Tugas Akhir thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
2. COVER LUAR.pdf
Download (302kB)
3. COVER DALAM.pdf
Download (304kB)
4. PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN.pdf
Download (446kB)
5. LEMBAR PERSETUJUAN.pdf
Download (260kB)
6. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (510kB)
7. KATA PENGANTAR.pdf
Download (291kB)
8. ABSTRAK INDONESIA.pdf
Download (367kB)
9. ABSTRAK INGGRIS.pdf
Download (278kB)
10. DAFTAR ISI.pdf
Download (196kB)
11. BAB I.pdf
Download (323kB)
12. BAB II.pdf
Download (402kB)
13. BAB III.pdf
Download (344kB)
14. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (545kB) | Request a copy
15. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (202kB) | Request a copy
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (414kB)
17. LAMPIRAN.pdf
Download (4MB)
Kata Kunci
Abstract
Rizqi Nahdiyah Azzahrah (2025). Studi Kasus pada Balita Stunting An.”A” Usia 41 Bulan di TPMB Anis Sulistyorini, S.ST. Tunjungtirto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus. Program Studi Diploma III Kebidanan Malang. Pembimbing Sri Rahayu, S.Kep.Ns., Dpl.Mid.,M.Kes Stunting merupakan gangguan pertumbuhan kronis akibat kekurangan gizi jangka panjang dan infeksi berulang yang berdampak pada tumbuh kembang anak. Indonesia masih menjadi negara dengan prevalensi stunting tinggi, termasuk di Kabupaten Malang. Studi kasus ini bertujuan untuk memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif pada balita stunting menggunakan pendekatan manajemen kebidanan. Subjek studi adalah An. “A”, balita usia 41 bulan dengan status gizi “pendek” berdasarkan indeks tinggi badan menurut umur (TB/U) dengan nilai Zscore < -2 SD. Studi dilakukan di TPMB Anis Sulistyorini, S.ST. di Tunjungtirto, Singosari, Kabupaten Malang, pada Februari–April 2025. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pengukuran antropometri, KPSP, dan studi dokumentasi. Hasil menunjukkan faktor penyebab stunting antara lain nafsu makan rendah, riwayat keterlambatan imunisasi, serta kurangnya asupan gizi seimbang. Intervensi meliputi edukasi gizi, pemantauan tumbuh kembang secara berkala, serta pemberian makanan tambahan. Evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu tentang gizi dan pola asuh serta perbaikan perilaku makan anak. Studi ini menunjukkan pentingnya asuhan kebidanan yang terintegrasi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan stunting.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Kebidanan > Neonataus, Bayi, Balita dan Anak Prasekolah |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 59 May 0007 |
| Last Modified: | 07 May 2026 05:15 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/549 |
