Azizah, Hilma Ni’matul (2019) Faktor Predisposisi Kejadian Ketuban Pecah Dini di RS Aura Syifa Kabupaten Kediri. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
Full text not available from this repository. (Request a copy)Kata Kunci
Abstract
SKRD4.0122 - NIM: 1502460008
Ketuban pecah dini (KPD) terjadi pada 10% persalinan di Indonesia. Berdasarkan studi pendahuluan di RS. Aura Syifa Kabupaten Kediri angka ketuban pecah meningkat dari 21,36% menjadi 21,64% pada tahun 2017. Faktor resiko terjadinya ketuban pecah dini yaitu usia ibu, kehamilan kembar, anemia, usia kehamilan, paritas, dan riwayat ketuban pecah dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran Kejadian Ketuban Pecah Dini. Jenis penelitian ini menggunakan survey deskriptif dan teknik sampling dengan cara total sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 221 ibu bersalin yang mengalami ketuban pecah dini pada bulan Januari sampai Februari 2019 di RS. Aura Syifa Kabupaten Kediri yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar rekapitulasi data rekam medis. Penelitian ini menggunakan analisis univariate untuk mengetahui frekuensi dan persentase gambaran kejadian ketuban pecah dini. Hasil dari analisis ini didapatkan 97% kehamilan tunggal, 60% memiliki riwayat KPD, usia 20–35 tahun 56%, anemia 54%, usia kehamilan aterm 47%. Sebagian besar ibu bersalin dengan KPD berusia 20–35 tahun, tidak memiliki kehamilan kembar, mencapai usia kehamilan aterm 37–42 minggu, dan memiliki riwayat KPD.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Kebidanan > Asuhan Kebidanan Persalinan |
| Depositing User: | pipit pipit |
| Date Deposited: | 29 Jan 2026 |
| Last Modified: | 15 Apr 2026 13:24 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/50 |
