Putri, Syahrina Tazkia (2025) ASUHAN KEBIDANAN PADA NY.D USIA 24 TAHUN P1001Ab00 AKSEPTOR KB IUD DENGAN KELUHAN FLUOR ALBUS DAN EROSI PORTIO DI TPMB FC, TUMPANG, KABUPATEN MALANG. Laporan Akhir thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
1. SAMPUL LUAR.pdf
Download (101kB)
2. SAMPUL DALAM.pdf
Download (138kB)
3. LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN.pdf
Download (266kB)
4. LEMBAR PERSETUJUAN.pdf
Download (207kB)
5. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (349kB)
6. ABSTRAK INDONESIA.pdf
Download (138kB)
7. ABSTRAK INGGRIS.pdf
Download (142kB)
8. KATA PENGANTAR.pdf
Download (116kB)
9. DAFTAR ISI.pdf
Download (135kB)
10. BAB 1.pdf
Download (165kB)
11. BAB II.pdf
Download (494kB)
12. BAB III.pdf
Download (206kB)
13. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (260kB) | Request a copy
14. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (182kB) | Request a copy
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (151kB)
Abstract
Syahrina Tazkia Putri (2025). Studi Kasus Asuhan Kebidanan Pada Ny. D Usia 24 Tahun P1001Ab000 Akseptor KB IUD Dengan Keluhan Fluor Albus dan
Erosi Portio di TPMB Fitri Chandra, Tumpang, Kabupaten Malang. Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus, Program Studi D-III Kebidanan Malang, Jurusan Kebidanan. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing : Sunaeni, SST., M.Keb
Keputihan yang berlebihan akibat IUD juga dapat menjadi faktor risiko terjadinya erosi portio. Keputihan yang berlebihan dapat menyebabkan iritasi pada serviks dan meningkatkan risiko terjadinya erosi. Tujuan penelitian adalah melakukan manajemen asuhan kebidanan pada akseptor KB IUD dengan keluhan fluor albus dan erosi portio di TPMB Fitri Chandra, Tumpang dengan 7 langkah Varney dan data perkembangan SOAP. Metode dalam penelitian ini adalah studi kasus. Adapun subjek penelitian ini adalah Ny. D usia 24 tahun akseptor KB IUD dengan keluhan fluor albus dan erosi portio. Asuhan dilakukan pada tanggal 1 Juni 2025 sampai dengan 18 Juni 2025 di TPMB Fitri Chandra, Tumpang. Teknik pengumpulan data berupa data primer didapatkan dari wawancara, pemeriksaan fisik, dan observasi, data sekunder dari studi dokumentasi dan studi kepustakaan. Setelah dilakukan asuhan kebidanan selama 18 hari didapatkan bahwa erosi sudah sembuh, keadaan ibu baik, kesadaran compos mentis, tidak ada perdarahan diluar haid, tidak adanya keputihan, ibu bersedia menjaga kebersihan genetalianya, dan bersedia tetap menggunakan KB IUD.
Kata kunci : Keluarga berencana, IUD, Fluor Albus, Erosi Portio
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Laporan Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Kebidanan > Asuhan Kebidanan Kehamilan |
| Depositing User: | Sisilia Andriani Sisilia Andriani |
| Date Deposited: | 29 Apr 2026 50:36 |
| Last Modified: | 29 Apr 2026 02:50 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/421 |
