PUTRA, TYO HERFINDO (2026) STUDI KASUS PENERAPAN PROGRESSIVE EARLY MOBILIZATION TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PADA PASIEN MULTIPLE FRACTURE Os. RADIUS ULNA DEXTRA DENGAN OPEN REDUCTION INTERNAL FIXATION DI RSUD MARDI WALUYO KOTA BLITAR. Karya Tulis Ilmiah thesis, POLTEKKES KEMENKES MALANG.
Cover Luar.pdf
Download (183kB)
Lembar Pernyataan Keaslian.pdf
Download (170kB)
Lembar Persetujuan.pdf
Download (279kB)
Lembar Pengesahan.pdf
Download (283kB)
Abstrak Indonesia.pdf
Download (283kB)
Abstrak Inggris.pdf
Download (265kB)
BAB I.pdf
Download (184kB)
BAB II.pdf
Download (528kB)
BAB III.pdf
Download (172kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (714kB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (361kB) | Request a copy
BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (174kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (296kB)
Kata Kunci
Abstract
Fraktur radius ulna yang ditangani dengan tindakan Open Reduction Internal Fixation (ORIF) sering menimbulkan nyeri akut yang dapat menghambat mobilisasi dan memperlambat proses pemulihan pasien. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk mengurangi nyeri adalah Progressive Early Mobilization berbasis skala nyeri, yaitu mobilisasi dini yang dilakukan secara bertahap sesuai tingkat nyeri yang dirasakan pasien. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan Progressive Early Mobilization berbasis skala nyeri dalam menurunkan intensitas nyeri pada pasien post operasi ORIF ekstremitas atas.
Desain penelitian menggunakan metode studi kasus dengan subjek penelitian yaitu Tn. K dengan Fraktur Radius Ulna Dextra dengan masalah keperawatan Nyeri Akut. Penelitian ini dilakukan dengan menerapkan prosedur yang sesuai dengan evidence based nursing. Studi kasus dilaksanakan selama 3x24 jam mulai dari tanggal 09 – 11 Februari 2026 dengan pengumpulan data berupa pengkajian, observasi, anamnesa, dan wawancara. Lokasi penelitian dilaksanakan di RSUD Mardi Waluyo Blitar.
Hasil menunjukkan terjadi penurunan intensitas nyeri dari skala 7 pada hari pertama menjadi 6 pada hari kedua dan 3 pada hari ketiga. Selain itu, kemampuan mobilisasi pasien meningkat dan ekspresi nyeri berkurang. Dapat disimpulkan bahwa Progressive Early Mobilization berbasis skala nyeri efektif membantu menurunkan intensitas nyeri pada pasien post operasi ORIF ekstremitas atas. Perawat diharapkan dapat mengoptimalkan penerapan progressive early mobilization berbasis skala nyeri sebagai intervensi nonfarmakologis untuk menurunkan nyeri pada pasien post operasi ORIF.
Kata kunci: progressive early mobilization, nyeri akut, ORIF, fraktur radius ulna.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Karya Tulis Ilmiah) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Keperawatan Medikal Bedah |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > Program Studi Pendidikan Profesi Ners |
| Depositing User: | Herdhita Kharisma |
| Date Deposited: | Apr 2026 |
| Last Modified: | 01 Oct 2026 04:39 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/3128 |
