PENGARUH BRAIN GYM TERHADAP FUNGSI EKSEKUTIF PADA LANSIA DEMENSIA DI UPT PSTW BLITAR

AULA, VIKA NI’MATUL (2026) PENGARUH BRAIN GYM TERHADAP FUNGSI EKSEKUTIF PADA LANSIA DEMENSIA DI UPT PSTW BLITAR. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

Download (104kB)
[thumbnail of Lrmbar Orisinil.pdf] Text
Lrmbar Orisinil.pdf

Download (284kB)
[thumbnail of Persetujuan Pembimbing.pdf] Text
Persetujuan Pembimbing.pdf

Download (107kB)
[thumbnail of Halaman pengesahan.pdf] Text
Halaman pengesahan.pdf

Download (135kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (202kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (313kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (159kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (150kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9kB) | Request a copy
[thumbnail of Daftar Pustaka1.pdf] Text
Daftar Pustaka1.pdf

Download (147kB)

Kata Kunci

Brain Gym, Fungsi Eksekutif, Lansia, Demensia.

Abstract

Penurunan fungsi eksekutif merupakan masalah kognitif yang sering dialami oleh lansia dengan demensia dan dapat mempengaruhi kemandirian serta kualitas hidup. Brain Gym merupakan intervensi non farmakologis yang menstimulasi fungsi otak melalui integrasi gerakan dan konsentrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Brain Gym terhadap fungsi eksekutif pada lansia dengan demensia di UPT PSTW Blitar. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan pretest–posttest with control group design. Sampel sebanyak 50 lansia dibagi menjadi dua
kelompok, yaitu kelompok perlakuan yang diberikan Brain Gym dan kelompok kontrol dengan teknik purposive sampling. Pengukuran fungsi eksekutif menggunakan instrumen Frontal Assessment Battery (FAB), dilakukan sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dan Mann–Whitney. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan fungsi eksekutif pre dan post intervensi dengan nilai p = 0,001 (< 0,05) pada kelompok perlakuan, sedangkan hasil uji Mann–Whitney menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan fungsi eksekutif post intervensi antara dua kelompok dengan nilai p = 0,001 (< 0,05). Dapat disimpulkan bahwa Brain Gym berpengaruh signifikan dalam meningkatkan fungsi eksekutif pada lansia dengan demensia. Diharapkan panti werdha dapat menerapkan latihan Brain Gym guna meningkatkan fungsi eksekutif pada lansia dengan demensia.
Kata Kunci: Brain Gym, Fungsi Eksekutif, Lansia, Demensia.

Item Type: Undergraduate Thesis (Skripsi)
Subjects: Keperawatan > Keperawatan Gerontik
Divisions: Jurusan Keperawatan > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan (Str.Kep.) > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Malang
Depositing User: Herdhita Kharisma
Date Deposited: 39 --- 2026
Last Modified: 30 Sep 2026 05:00
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/3096

Actions (login required)

View Item
View Item