TERAPI BERMAIN MENGGAMBAR DAN ORIGAMI SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN KECEMASAN ANAK USIA SEKOLAH SELAMA HOSPITALISASI DI RSUD dr.SOEDONO JAWA TIMUR (STUDI KASUS)

Anita, Setiawati (2026) TERAPI BERMAIN MENGGAMBAR DAN ORIGAMI SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN KECEMASAN ANAK USIA SEKOLAH SELAMA HOSPITALISASI DI RSUD dr.SOEDONO JAWA TIMUR (STUDI KASUS). Laporan Akhir thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of 1.cover] Other
1.cover

Download (1MB)
[thumbnail of 2.BAB 1] Other
2.BAB 1

Download (464kB)
[thumbnail of 3.BAB 2] Other
3.BAB 2

Download (518kB)
[thumbnail of 4.BAB 3] Other
4.BAB 3

Download (504kB)
[thumbnail of 5.BAB 4] Other
5.BAB 4
Restricted to Registered users only

Download (508kB) | Request a copy
[thumbnail of 6.BAB 5] Other
6.BAB 5
Restricted to Registered users only

Download (242kB) | Request a copy
[thumbnail of 7.DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
7.DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (285kB) | Request a copy
[thumbnail of 8.LAMPIRAN.pdf] Text
8.LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Kata Kunci

anak usia sekolah, hospitalisasi, kecemasan, terapi bermain menggambar dan origami.

Abstract

Hospitalisasi pada anak usia sekolah sering menimbulkan kecemasan yang
berdampak pada respon emosional dan perilaku anak selama menjalani perawatan
di rumah sakit. Terapi bermain menggambar dan origami dapat menjadi salah satu
intervensi untuk membantu mengurangi kecemasan tersebut. Penelitian ini
bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman anak usia sekolah (6–12 tahun) selama
mengikuti terapi bermain menggambar dan origami dalam upaya menurunkan
kecemasan selama hospitalisasi di RSUD Dr. Soedono Jawa Timur. Penelitian ini
menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada 5 anak usia
sekolah beserta orang tua anak. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara
mendalam, observasi menggunakan lembar observasi m-YPAS, dan dokumentasi.
Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama hospitalisasi anak
mengalami berbagai respons emosional dan perubahan perilaku berupa takut,
menangis, rewel, menarik diri, serta ketergantungan terhadap orang tua. Anak
mengekspresikan perasaan dan kecemasan melalui tangisan, kegelisahan,
penolakan terhadap tindakan medis, serta ekspresi verbal maupun non-verbal.
Terapi bermain menggambar dan origami dimaknai sebagai pengalaman yang
menyenangkan, membantu anak merasa nyaman, lebih rileks, lebih mudah
mengekspresikan perasaan, dan membantu mengurangi kecemasan selama
menjalani perawatan di rumah sakit. Terapi bermain menggambar dan origami
memberikan dampak positif terhadap kondisi emosional anak usia sekolah selama
hospitalisasi serta membantu menurunkan kecemasan anak. Penerapan terapi
bermain di ruang bermain anak dapat didukung oleh perawat melalui pemberian
edukasi dan pendampingan awal kepada orang tua sehingga kegiatan bermain dapat
dilanjutkan secara mandiri bersama anak selama menjalani perawatan.

Item Type: Undergraduate Thesis (Laporan Akhir)
Subjects: Keperawatan > Keperawatan Anak
Divisions: Jurusan Keperawatan > Program Studi D-III Keperawatan (Amd.Kep) > Program Studi D-III Keperawatan Blitar
Depositing User: Rachmi Septiviana
Date Deposited: 0022
Last Modified: 22 Sep 2026 07:23
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2982

Actions (login required)

View Item
View Item