Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang Senam Kaki Diabetes Melitus Di Prolanis Wilayah Kerja Puskesmas Jambon Kabupaten Ponorogo.

Ichsan, Azis Valentino Moch (2026) Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang Senam Kaki Diabetes Melitus Di Prolanis Wilayah Kerja Puskesmas Jambon Kabupaten Ponorogo. Tugas Akhir thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of KTI AZIZ ABSTRAK.pdf] Text
KTI AZIZ ABSTRAK.pdf

Download (162kB)
[thumbnail of KTI AZIZ BAB 1.pdf] Text
KTI AZIZ BAB 1.pdf

Download (271kB)
[thumbnail of KTI AZIZ BAB 2.pdf] Text
KTI AZIZ BAB 2.pdf

Download (493kB)
[thumbnail of KTI AZIZ BAB 3.pdf] Text
KTI AZIZ BAB 3.pdf

Download (497kB)
[thumbnail of KTI AZIZ BAB 4.pdf] Text
KTI AZIZ BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (614kB) | Request a copy
[thumbnail of KTI AZIZ BAB 5.pdf] Text
KTI AZIZ BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (152kB) | Request a copy
[thumbnail of KTI AZIZ DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
KTI AZIZ DAFTAR PUSTAKA.pdf - Bibliography

Download (284kB)

Kata Kunci

DM, Pengetahuan, Senam Kaki

Abstract

Pengetahuan tentang senam kaki sangat penting bagi penderita Diabetes Melitus (DM) untuk mencegah komplikasi pada kaki. Di kawasan Asia Tenggara, Indonesia menduduki peringkat ketiga dengan prevalensi Diabetes Melitus sebesar 11,3%. Diabetes Melitus merupakan kondisi yang ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa dalam darah akibat gangguan produksi insulin, kerja insulin, atau keduanya Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran tingkat pengetahuan responden sebelum dan sesudah edukasi senam kaki. Desain penelitian menggunakan metode deskriptif pada 30 responden peserta Prolanis di wilayah kerja Puskesmas Jambon. Data dikumpulkan melalui kuesioner pre-test dan post-test, kemudian diolah menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum edukasi, mayoritas responden memiliki pengetahuan cukup (56,67%) dan kurang (16,67%). Setelah diberikan edukasi, pengetahuan responden meningkat signifikan dengan mayoritas pada kategori baik (73,33%) dan kategori cukup 7 orang (23,33%). Hal ini menunjukkan bahwa intervensi pendidikan kesehatan efektif dalam meningkatkan pemahaman penderita DM mengenai perawatan kaki. Pengetahuan baik cenderung memiliki motivasi yang lebih kuat untuk mengubah perilakunya dalam mengendalikan penyakit. Tenaga kesehatan diharapkan melakukan edukasi secara rutin dan berkesinambungan agar pengetahuan responden tetap optimal dalam mencegah komplikasi kaki diabetik.

Item Type: Undergraduate Thesis (Tugas Akhir)
Subjects: Keperawatan > Keperawatan Medikal Bedah
Divisions: Jurusan Keperawatan > Program Studi D-III Keperawatan (Amd.Kep) > Program Studi D-III Keperawatan Ponorogo
Depositing User: Wijaya wie Hardiati
Date Deposited: 02 Sep 2026 39:17
Last Modified: 11 Sep 2026 02:39
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2855

Actions (login required)

View Item
View Item