Dermawan, Hendri (2026) ASUHAN KEPERAWATAN PADA BALITA DENGAN GASTROENTERITIS AKUT (GEA) DI RUANG DAHLIA RSUD dr. SOEDOMO TRENGGALEK. Laporan Akhir thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
COVER LUAR.pdf
Download (19kB)
COVER DALAM.pdf
Download (20kB)
PERSETUJUAN PEMBIMBING.pdf
Download (149kB)
HALAMAN PENGESAHAN.pdf
Download (211kB)
LEMBAR ORISINALITAS.pdf
Download (7kB)
ABSTRAK INDONESIA.pdf
Download (8kB)
ABSTRACK INGGRIS.pdf
Download (10kB)
KATA PENGANTAR.pdf
Download (71kB)
DAFTAR ISI.pdf
Download (186kB)
BAB 1.pdf
Download (180kB)
BAB 2.pdf
Download (485kB)
BAB 3.pdf
Download (129kB)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (602kB) | Request a copy
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (18kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only
Download (41kB) | Request a copy
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB) | Request a copy
Kata Kunci
Abstract
Hendri Dermawan, Awan Hariyanto, Tunik
Program Studi D3 Keperawatan Kampus Kabupaten Trenggalek Poltekkes Kemenkes Malang, Jl. dr. Sutomo No. 5 Tamanan, Dobangsan, Ngantru, Kecamatan Trenggalek, Kabupaten Trenggalek
Email : hendrisubali@gmail.com
ABSTRAK
Latar Belakang: Gastroenteritis Akut (GEA) tetap menjadi masalah kesehatan utama pada anak yang dapat menyebabkan dehidrasi serius jika tidak ditangani dengan cepat. Balita sangat rentan karena sistem imun yang belum sempurna. Tujuan: Studi kasus ini bertujuan untuk mendeskripsikan asuhan keperawatan pada balita dengan GEA di Ruang Dahlia RSUD dr. Soedomo Trenggalek. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif studi kasus dengan partisipan seorang balita (An. F) yang mengalami GEA. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi selama tiga hari perawatan pada April 2026. Hasil: Pengkajian menunjukkan pasien mengalami BAB cair lebih dari 10 kali, mual, muntah, dan tanda dehidrasi ringan-sedang seperti turgor kulit lambat (>2 detik) dan mukosa bibir kering. Diagnosa keperawatan utama yang diangkat yaitu hipovolemia berhubungan dengan hilangnya cairan elektrolit, diare berhubungan dengan proses infeksi dan defisit nutrisi berhubungan dengan faktor pskiologis. Intervensi yang dilakukan meliputi manajemen diare, pemantauan cairan, dan kolaborasi pemberian terapi farmakologi (Zinc, Liprolac, dan infus KAEN 3B). Evaluasi pada hari ketiga menunjukkan masalah hipovolemia teratasi dengan tanda-tanda vital stabil dan frekuensi BAB berkurang, sementara masalah nutrisi teratasi sebagian. Kesimpulan: Penerapan asuhan keperawatan yang tepat dan kolaborasi tim medis efektif dalam mengatasi masalah kekurangan cairan pada balita dengan GEA. Keluarga disarankan untuk tetap menjaga kebersihan makanan dan memberikan asupan cairan yang cukup di rumah.
Kata Kunci: Asuhan Keperawatan, Balita, Gastroenteritis Akut (GEA), Hipovolemia.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Laporan Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Keperawatan Anak |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > Program Studi D-III Keperawatan (Amd.Kep) > Program Studi D-III Keperawatan Trenggalek |
| Depositing User: | Musriyatun Musriyatun Musriyatun |
| Date Deposited: | 07 Oct 0009 18:46 |
| Last Modified: | 10 Sep 2026 07:18 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2836 |
