Gambaran Tingkat Kecemasan Pada Penderita Diabetes Mellitus Sebelum Dan Sesudah Edukasi Manajemen Stres Di Wilayah Kerja Puskesmas Jetis Kabupaten Ponorogo Di Wilayah Kerja Puskesmas Jetis Kab. Ponorogo

Nurmana, Vita (2026) Gambaran Tingkat Kecemasan Pada Penderita Diabetes Mellitus Sebelum Dan Sesudah Edukasi Manajemen Stres Di Wilayah Kerja Puskesmas Jetis Kabupaten Ponorogo Di Wilayah Kerja Puskesmas Jetis Kab. Ponorogo. Karya Tulis Ilmiah thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf

Download (161kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (281kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (185kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (295kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (423kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (169kB) | Request a copy
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf - Bibliography

Download (156kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf - Supplemental Material

Download (2MB)

Kata Kunci

Diabetes Mellitus, Kecemasan, Kadar gula darah, Edukasi Kesehatan

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit gangguan metabolisme kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah. Selain faktor gaya hidup, faktor psikis seperti kecemasan dapat memicu peningkatan hormon ACTH dan kortisol yang berdampak pada naiknya kadar glukosa darah secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan pada penderita DM sebelum dan sesudah diberikan edukasi kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari 30 responden penderita DM di wilayah kerja Puskesmas Jetis, Kabupaten Ponorogo. Instrumen penelitian menggunakan skala Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) untuk mengukur tingkat kecemasan dan pemeriksaan Gula Darah Sewaktu (GDS). Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan diagram. Hasil Pre-test kecemasan sebelum edukasi, sebagian besar responden mengalami cemas ringan 13 responden (43%), sedang 6 responden (20%), berat 2 responden (7%), dan tidak cemas 9 responden (30%). Hasil post-test, terjadi peningkatan jumlah responden yang tidak cemas menjadi 16 responden (53%), ringan 10 responden (33%), sedang 2 responden (7%), dan berat 2 responden (7%). Pemberian edukasi kesehatan terbukti efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan dan membantu menstabilkan kadar gula darah pada penderita Diabetes Mellitus. Penurunan tingkat kecemasan berkorelasi positif dengan terkontrolnya kadar gula darah responden

Item Type: Undergraduate Thesis (Karya Tulis Ilmiah)
Subjects: Keperawatan > Keperawatan Medikal Bedah
Divisions: Jurusan Keperawatan > Program Studi D-III Keperawatan (Amd.Kep) > Program Studi D-III Keperawatan Ponorogo
Depositing User: Wijaya wie Hardiati
Date Deposited: 09 Sep 2026 06:18
Last Modified: 09 Sep 2026 06:18
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2728

Actions (login required)

View Item
View Item