PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI YANG MENGONSUMSI BAWANG PUTIH

Uyun, Risqa Nurfatika (2020) PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI YANG MENGONSUMSI BAWANG PUTIH. Laporan Akhir thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of AWAL.pdf] Text
AWAL.pdf

Download (811kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (354kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (409kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (273kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (343kB) | Request a copy
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (456kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Kata Kunci

bawang putih, hipertensi

Abstract

2020
Hipertensi atau biasa disebut “Silent Killer” merupakan suatu penyakit tekanan darah tinggi diatas 140/90 mmHg yang mematikan tanpa disadari dan penyakit yang banyak terjadi dikalangan masyarakat. Penanganan hipertensi dapat menggunakan salah satu cara non farmakologis yaitu dengan mengonsumsi bawang putih selama 7 hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perubahan tekanan darah pada penderita hipertensi yang mengonsumsi bawang putih. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif studi kasus, melalui metode wawancara dan observasi yang dilakukan dengan mengukur tekanan darah partisipan sebelum dan sesudah mengonsumsi bawang putih. Partisipan yang di dapatkan yaitu 5 orang yang menderita hipertensi di kelurahan Bendogerit. Hasil penelitian yang di dapatkan terbagi menjadi 3 tema, tema pertama yaitu frekuensi penderita hipertensi dalam mengonsumsi bawang putih yaitu lama penggunaan kurang dari 8 bulan, jumlah waktu konsumsi 2-3 kali setiap harinya, dan takaran setiap konsumsi 1-2 siung. Tema kedua cara mengolah bawang putih yaitu dengan bentuk olahan fermentasi, geprek, kukus, dan cara pengolahannya fermentasi dengan memasukkan 1 kg bawang putih dalam magic com selama 8 hari dengan kondisi warm, geprek dengan mengupas bawang putih lalu digeprek, dan kukus dengan mengukus bawang putih bebarengan masak nasi. Tema ketiga yaitu perubahan tekanan darah sebelum dan sesudah mengonsumsi bawang putih, menunjukkan bahwa partisipan dengan tekanan darah diatas 140/90 mmHg dapat mengalami perubahan tekanan darah setelah mengonsumsi bawang putih selama 7 hari. Dari 5 partisipan terdapat 3 partisipan yang mencapai tekanan darah normal pada hari ke-7, tetapi 2 partisipan belum mencapai tekanan darah normal karena faktor keturunan. Konsumsi bawang putih dapat menjadi alternatif penurunan tekanan darah pada pasien.

[error in script]
Item Type: Undergraduate Thesis (Laporan Akhir)
Subjects: Keperawatan > Keperawatan Medikal Bedah
Depositing User: Rachmi Septiviana
Date Deposited: Apr 2026
Last Modified: 09 Apr 2026 04:38
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/256

Actions (login required)

View Item
View Item