Asuhan Kebidanan Pada Ibu Nifas dengan Ruptur Perineum Melalui Penerapan Teknik Sitz Bath di Puskesmas Pakisaji, kabupaten Malang

Putri, Regina Asprisa Verlita (2026) Asuhan Kebidanan Pada Ibu Nifas dengan Ruptur Perineum Melalui Penerapan Teknik Sitz Bath di Puskesmas Pakisaji, kabupaten Malang. Laporan Akhir thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (155kB)
[thumbnail of BAB II .pdf] Text
BAB II .pdf

Download (352kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (192kB)
[thumbnail of BAB IV .pdf] Text
BAB IV .pdf
Restricted to Repository staff only

Download (270kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (147kB) | Request a copy

Abstract

Regina Asprisa Verlita Putri (2026) Asuhan Kebidanan Pada Ibu Nifas dengan Ruptur Perineum Melalui Penerapan Teknik Sitz Bath di Puskesmas Pakisaji, kabupaten Malang Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus. Program Studi DIII Kebidanan Malang. Jurusan Kebidanan. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Naimah, SKM., M.Kes.
Pemulihan masa nifas yang optimal sangat dipengaruhi oleh penatalaksanaan nyeri luka perineum dan kelancaran proses laktasi. Ketidaknyamanan akibat laserasi jalan lahir dan hambatan pengeluaran ASI dapat memicu komplikasi fisik serta psikologis bagi ibu postpartum. Tujuan: Melaksanakan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. W (30 tahun, P2A0) nifas fisiologis hari ke-2 dengan laserasi perineum derajat II dan gangguan ejeksi ASI di Puskesmas Pakisaji, Kabupaten Malang. Metode Studi kasus ini menggunakan pendekatan manajemen asuhan kebidanan yang didokumentasikan dalam bentuk SOAP. Data dikumpulkan melalui wawancara, pemeriksaan fisik, dan observasi klinis. Hasil Pengkajian subjektif menunjukkan keluhan nyeri pada luka jahitan perineum dan ASI keluar sedikit. Hasil: Ny. W mengeluhkan nyeri pada area jahitan dan produksi ASI yang belum lancar. Evaluasi awal menunjukkan luka perineum masih basah (indikasi skor REEDA) dan tinggi fundus uteri berada 2 jari di bawah pusat. Guna mengatasi masalah tersebut, diberikan asuhan berupa edukasi personal higiene, terapi inovatif sitz bath (rendam duduk air hangat) 38°C–41°C untuk reduksi nyeri dan stimulasi vaskularisasi luka, serta pijat oksitosin untuk memicu refleks let-down ASI. Integrasi terapi non-farmakologis berupa sitz bath dan pijat oksitosin dalam asuhan kebidanan terbukti efektif mempercepat penyembuhan trauma perineum sekaligus mengoptimalkan produksi ASI pada ibu nifas.
Kata Kunci : Masa Nifas, Laserasi Perineum, Sitz Bath, Pijat Oksitosin, Asuhan Kebidanan.

Item Type: Undergraduate Thesis (Laporan Akhir)
Subjects: Kebidanan > Asuhan Kebidanan Nifas dan Menyusui
Divisions: Jurusan Kebidanan > Program Studi D-III Kebidanan (Amd.Keb.) > Program Studi D-III Kebidanan Malang
Depositing User: Sisilia Andriani Sisilia Andriani
Date Deposited: 03 ['lib/utils:month_short_31' not defined] 0008 33
Last Modified: 31 Aug 2026 03:33
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2531

Actions (login required)

View Item
View Item