Abdulloh, Zaid (2026) Pendampingan balita risiko stunting dengan Kalender Edukasi Stunting Balita (Kalista) di Kelurahan Mulyorejo. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
2. COVER LUAR.pdf
Download (161kB)
3. COVER DALAM.pdf
Download (162kB)
4. LEMBAR PERSETUJUAN.pdf
Download (272kB)
5. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (138kB)
6. LEMBAAR PERNYATAAN.pdf
Download (222kB)
14. ABSTRAK.pdf
Download (169kB)
9. KATA PENGANTAR.pdf
Download (156kB)
10. DAFTAR ISI.pdf
Download (213kB)
15. PENDAHULUAN.pdf
Download (118kB)
16. KAJIAN PUSTAKA.pdf
Download (350kB)
17. METODE.pdf
Download (322kB)
18. HASIL.pdf
Restricted to Registered users only
Download (367kB) | Request a copy
19. PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (184kB) | Request a copy
20. KESIMPULAN DAN SARAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (166kB) | Request a copy
21. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (147kB)
22. LAMPIRAN.pdf
Download (8MB)
Kata Kunci
Abstract
Abstrak
Stunting adalah kondisi kekurangan gizi kronis pada anak usia 0-59 bulan, ditandai dengan tinggi badan di bawah -2 SD (stunting sedang dan berat) atau -3 SD (stunting berat). Tujuan Pengabdian masyarakat adalah meningkatkan pengetahuan ibu balita tentang risiko stunting, kecukupan asupan makanan, dan pemilihan kelompok pangan yang lebih beragam untuk balita. Metode yang digunakan adalah secara langsung dengan sosialisasi dan pendampingan berupa kunjungan rumah. Pengabdian masyarakat melibatkan 12 balita berisiko stunting di Kelurahan Mulyorejo, dilaksanakan tiga kali seminggu selama Bulan Desember 2024. Tahapan meliputi persiapan, sosialisasi, intervensi dan pendampingan, evaluasi, kontinuitas, dan pelaporan. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata nilai pengetahuan ibu balita dari 68,33 menjadi 81,67 uji statistik pengetahuan ibu balita menunjukkan nilai (sig. 2-tailed 0,023 < 0,05), dan skor keragaman pangan balita meningkat dari 41,67% menjadi 75%. Skor IDDS (Individual Dietary
1
Diversity Score) menunjukkan mayoritas balita mengonsumsi pangan beragam, namun untuk rata-rata frekuensi konsumsi sayur dan buah menurun. Tingkat kecukupan energi, protein, dan karbohidrat mayoritas kurang, sedangkan lemak baik. Kesimpulannya pengabdian masyarakat ini dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu dalam mencukupi dan menyediakan makanan beragam untuk balita.
Kata Kunci: balita; keragaman pangan; pengetahuan; stunting; tingkat asupan makan
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Gizi > Gizi Anak |
| Divisions: | Jurusan Gizi > Program Studi Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika > Program Studi Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika Malang |
| Depositing User: | Siwi Wulandari Siwi Wulandari |
| Date Deposited: | 14 Mar 2026 15 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 03:14 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2506 |
