FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN NIAT MENIKAH DINI REMAJA SANTRI DI PONDOK PESANTREN RIYADUL ULUM

SALSABILA, Resti Maulida (2026) FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN NIAT MENIKAH DINI REMAJA SANTRI DI PONDOK PESANTREN RIYADUL ULUM. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of Cover] Text (Cover)
COVER.pdf

Download (496kB)
[thumbnail of BAB 1] Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (83kB)
[thumbnail of BAB 2] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf

Download (496kB)
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf

Download (210kB)
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (240kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 5] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (82kB) | Request a copy
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (164kB)
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Kata Kunci

Niat Menikah Dini, Ekonomi, Lingkungan Pesantren, Pengetahuan, Keberfungsian Keluarga

Abstract

Latar Belakang: Pernikahan dini masih menjadi permasalahan di lingkungan pesantren. Studi pendahuluan di Pondok Pesantren Riyadul Ulum tahun 2022–2024 menunjukkan 12 dari 109 santri melakukan pernikahan dini hingga menyebabkan putus sekolah. Niat menikah dini pada remaja diduga dipengaruhi oleh lingkungan pesantren, ekonomi, pengetahuan, dan keberfungsian keluarga. Metode: Penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional dilakukan pada 52 responden yang dipilih dari 109 populasi menggunakan proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Spearman Rank serta Regresi Logistik Biner. Hasil: Sebagian besar responden tidak memiliki niat menikah dini (67,3%), sedangkan 32,7% memiliki niat menikah dini. Analisis bivariat menunjukkan lingkungan pesantren berhubungan positif dengan niat menikah dini (r=0,453; p<0,001), sedangkan ekonomi (r=-0,780; p<0,001), pengetahuan (r=-0,418; p=0,002), dan keberfungsian keluarga (r=-0,501; p<0,001) berhubungan negatif. Analisis multivariat menunjukkan hanya faktor ekonomi yang berhubungan signifikan (p=0,017; OR=0,140). Kesimpulan:Lingkungan pesantren, ekonomi, pengetahuan, dan keberfungsian keluarga berhubungan dengan niat menikah dini. Faktor ekonomi merupakan faktor yang paling signifikan dalam pengaruhnya, dimana kondisi ekonomi yang lebih baik menurunkan kecenderungan niat menikah dini. Saran: Pesantren, tenaga kesehatan, dan pemerintah daerah perlu memperkuat edukasi serta pemberdayaan ekonomi keluarga untuk mencegah niat menikah dini.

Item Type: Undergraduate Thesis (Skripsi)
Subjects: Kebidanan > Promosi Kesehatan
Divisions: Jurusan Kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan (Str.) > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Jember (Str.)
Depositing User: Yeni Racmawati Yeni Racmawati
Date Deposited: 06 ['lib/utils:month_short_20' not defined] 2026 59
Last Modified: 20 Aug 2026 06:27
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2324

Actions (login required)

View Item
View Item